Perangkat Desa Jenggolo Menyusul Jadi Tersangka Korupsi KUR BRI Kepanjen yang Rugikan Negara Milyaran Rupiah

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN MALANG, NGALAMUTAS.COM – Skandal korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit Kepanjen tidak berhenti di situ. Setelah empat orang terpidana mendapatkan vonis, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang resmi menetapkan Sutomo, seorang perangkat Desa Jenggolo, sebagai tersangka baru pada Sabtu (20/12/2025).

Sebagai Kasi Pemerintahan di Desa Jenggolo, Sutomo diduga berperan kunci dalam pembuatan Surat Keterangan Usaha (SKU) fiktif yang menjadi syarat administratif untuk pengajuan KUR palsu. Penetapan ini membuat daftar pelaku dalam kasus yang merugikan negara semakin panjang.

Riwayat kasus ini dimulai pada 28 November 2024, ketika Kejari mengamankan empat tersangka pertama: mantan Kepala Unit BRI Kepanjen, seorang mantri kredit, dan dua orang calo. Mereka bersekongkol mengajukan KUR dengan mencatut puluhan nama debitur fiktif, yang kemudian diputus oleh Pengadilan Tipikor Surabaya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Intel Kejari Kabupaten Malang, Yandi Primanandra, menjelaskan bahwa penetapan tersangka Sutomo adalah hasil pengembangan perkara yang berlangsung selama bertahun-tahun. “Sekitar pukul 09.00 WIB, tim Intelijen kami telah melakukan pengamanan terhadap tersangka inisial S,” ungkap Yandi.

Dari penyidikan, Sutomo mengakui membuat SKU fiktif atas permintaan para terpidana sebelumnya, yakni IPS, melalui perantara AI dan ES. “SKU tersebut dibuat tanpa sepengetahuan kepala desa dan tidak tercatat dalam buku administrasi desa,” tambah Yandi.

Penyidik menemukan sebanyak 52 SKU fiktif yang digunakan untuk mengajukan kredit atas nama 78 debitur palsu. Akibat praktik ilegal ini, negara menderita kerugian keuangan sebesar Rp4,04 miliar selama tiga tahun (2021-2024). Selain itu, Sutomo juga diduga mendapatkan keuntungan sekitar Rp220 juta dengan imbalan setiap SKU berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu.

Sampai saat ini, Kejari telah memproses empat terpidana dan masih mendalami kemungkinan keterlibatan satu mantri kredit tambahan. “Total kerugian negara tetap Rp4,04 miliar,” pungkas Yandi.

ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.
Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.
DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang
Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.
Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kecelakaan Lalu Lintas, Satu Pengendara Motor Tewas
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:22 WIB

Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20 WIB

DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:56 WIB

Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:05 WIB

Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:05 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:52 WIB

Uang PIP Cair 450 Ribu Dipotong Kep – Sek 100 Ribu Sebagai Komo – Komo, Paska Viral, Kini Dikembalikan Ke Wali Murid SDN 1 Sumber Kradenan Blora.

Berita Terbaru