LHOKSEUMAWE, NGALAMUTAS.COM – Masyarakat Aceh akan memiliki kesempatan menyaksikan fenomena gerhana bulan total pada hari Senin, 3 Maret 2026, yang bertepatan dengan tanggal 14 Ramadhan 1447 Hijriah. Peristiwa astronomi ini berlangsung mulai pukul 16.50 WIB hingga pukul 20.18 WIB.
Ahli Ilmu Falak Aceh sekaligus dosen di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Tgk Ismail, menyampaikan bahwa gerhana bulan total ini menjadi satu-satunya gerhana yang dapat diamati di langit wilayah Aceh sepanjang tahun 2026.
“Gerhana ini merupakan satu-satunya gerhana yang bisa diamati di langit Aceh sepanjang tahun 2026,” ujarnya kepada Awak Media dalam wawancara pada Selasa (24/2/2026).
Secara skala global, peristiwa ini dapat diamati dari wilayah Australia, Asia bagian timur, hingga daratan Amerika. Di Aceh, gerhana akan mulai terlihat pada pukul 16.50 WIB, ditandai dengan bersentuhannya bayangan gelap pada bagian bawah piringan bulan.
Puncak gerhana terjadi pada pukul 18.34 WIB, ketika seluruh permukaan bulan memasuki bayangan umbra atau inti bumi, sehingga akan tampak dengan warna merah kehitaman. Kemudian, gerhana akan berakhir pada pukul 20.18 WIB setelah bayangan gelap benar-benar terlepas dari bagian atas bulan.
Tgk Ismail mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri melaksanakan salat gerhana. Menurutnya, waktu terbaik untuk melaksanakannya di Aceh adalah setelah salat Maghrib hingga sebelum masuk waktu Isya.
Ia juga menjelaskan bahwa gerhana adalah peristiwa terhalangnya cahaya dari sumber tertentu oleh benda langit lain. Gerhana matahari terjadi ketika cahaya matahari terhalang bulan, sedangkan gerhana bulan terjadi saat cahaya matahari yang menuju bulan terhalang oleh bumi.
“Gerhana matahari terjadi pada fase bulan baru, sedangkan gerhana bulan pada fase bulan purnama. Namun tidak setiap bulan baru atau purnama diikuti gerhana,” jelasnya.
Hal tersebut disebabkan karena bidang orbit bulan mengelilingi bumi tidak sejajar dengan bidang orbit bumi mengelilingi matahari, melainkan memiliki kemiringan sekitar lima derajat. Jika kedua bidang tersebut sejajar, gerhana matahari dan bulan akan terjadi setiap bulan.
LS – Ngalamutas.com
![]()














