KRA Dwi Indrotito Cahyono Apresiasi Den Gus Thuba, Tegaskan Pentingnya Kemanusiaan dan Keadilan Sosial

- Redaksi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3840x2160-0-0#

i

0-3840x2160-0-0#

KOTA MALANG-NGALAMUTAS.COM- Presiden Direktur Kantor Hukum Yustitia Indonesia (KHYI), KRA. Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M., menghadiri deklarasi Yakuza Maneges Malang Pasuruhan Raya 2026 bertema “Humanity & Social Justice” yang digelar di Hotel Trio 2, Kota Malang, Minggu (9/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sam Tito sapaan akrab dari KRA. Dwi Indrotito Cahyono memberikan apresiasi terhadap Den Gus Thuba Topo Broto Maneges atas gagasan dan semangat yang dibawa melalui deklarasi Yakuza Maneges. Menurut Dwi, kepedulian terhadap kemanusiaan dan keadilan sosial merupakan nilai penting yang perlu terus ditanamkan serta diwujudkan melalui tindakan nyata.

Sebagai praktisi hukum dan Presiden Direktur KHYI, Sam Tito menilai gerakan sosial yang mengedepankan nilai kemanusiaan memiliki relevansi kuat dengan semangat penegakan hukum. Sebab, hukum pada hakikatnya tidak hanya berkaitan dengan aturan, tetapi juga harus mampu memberikan perlindungan dan rasa keadilan kepada masyarakat.

Sam Tito secara khusus menyampaikan penghargaan terhadap Den Gus Thuba Topo Broto Maneges yang dinilainya memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan. Ia melihat sosok Den Gus Thuba sebagai figur yang mampu mengajak berbagai elemen masyarakat untuk membangun kepedulian dan memperkuat solidaritas sosial.

Menurut Dwi, semangat yang dibangun Den Gus Thuba melalui Yakuza Maneges patut diapresiasi karena mengangkat isu humanity dan social justice, dua nilai yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat.

“Beliau adalah sosok yang memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan dan keadilan sosial. Semangat seperti ini harus kita dukung dan dijaga agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian pokok apresiasi Sam Tito terhadap Den Gus Thuba.

Ia menambahkan, keberadaan komunitas maupun organisasi yang memiliki kepedulian terhadap kemanusiaan harus mampu diterjemahkan dalam bentuk kegiatan konkret. Deklarasi, menurutnya, bukan sekadar seremoni, melainkan harus menjadi awal dari gerakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam perspektif profesinya sebagai advokat, Ia menilai persoalan keadilan sosial memiliki hubungan erat dengan akses masyarakat terhadap hukum. Masih adanya masyarakat yang belum memahami hak dan kewajibannya secara hukum menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian bersama.

Karena itu, Sam Tito menegaskan pentingnya kolaborasi antara praktisi hukum, tokoh masyarakat, organisasi, komunitas, dan berbagai elemen lainnya untuk meningkatkan kesadaran hukum sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap keadilan.

Ia juga berharap Yakuza Maneges Malang Pasuruhan Raya dapat menjadi wadah yang mampu memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan solidaritas masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Menurutnya, nilai kemanusiaan harus menjadi landasan dalam setiap gerakan sosial. Sementara keadilan sosial harus diwujudkan melalui keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat dan penghormatan terhadap hak setiap warga negara.

Kehadiran Sam Tito dalam deklarasi tersebut sekaligus menunjukkan adanya perhatian dari kalangan profesi hukum terhadap gerakan yang membawa pesan kemanusiaan dan keadilan sosial.

Harapannya  semangat yang digagas Den Gus Thuba Topo Broto Maneges tidak berhenti pada deklarasi, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang konsisten, konstruktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Malang dan Pasuruan Raya.

“Humanity dan social justice bukan hanya sebuah tema, tetapi nilai yang harus kita implementasikan dalam kehidupan. Kemanusiaan harus menjadi dasar dalam memperjuangkan keadilan,” menjadi penekanan Sam Tito  terkait makna deklarasi tersebut.

Baginya keadilan bukan semata-mata tentang menang atau kalah dalam sebuah perkara. Lebih jauh, keadilan adalah bagaimana hukum mampu memberikan kepastian, perlindungan, serta rasa adil bagi setiap orang.

Dengan semangat tersebut, ia mengapresiasi langkah Den Gus Thuba Topo Broto Maneges bersama Yakuza Maneges Malang Pasuruhan Raya yang membawa pesan “Humanity & Social Justice” sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian sosial dan memperkuat nilai keadilan di tengah masyarakat.(Kim/Ngalamutas.com)

Loading

Berita Terkait

Zulkarnain Terpilih Nahkodai IKA UNMER Malang, Database Alumni Jadi Program Awal
Wali Kota Malang Buka Munas IKA Unmer, Tekankan Peran Strategis Alumni
Pidato AHY di HUT ke-25 Partai Demokrat Disorot, Sam Tito: Kekuasaan Harus Tunduk pada Hukum
Ada Apa dengan “Malang Satu Meja”? Para Ketua Parpol Kota Malang Mulai Buka Komunikasi
Munas IKA Unmer Malang, 304 Suara dan Tujuh Kandidat Siap Tentukan Arah Organisasi
Djoko Prihatin Raih 9.9 Awarding Ketik.com, Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Penggerak Demokrasi Inklusif
Bintaljarahdam V/Brawijaya Gelar Karya Bhakti Satnonkowil TA 2026 di Wonokoyo
DNewsaintcrew SMA Kolese Santo Yusup Malang Cetak Hat-Trick, Tiga Kali Beruntun Juara AQUA DBL Dance

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 01:24 WIB

Zulkarnain Terpilih Nahkodai IKA UNMER Malang, Database Alumni Jadi Program Awal

Sabtu, 12 September 2026 - 06:44 WIB

Wali Kota Malang Buka Munas IKA Unmer, Tekankan Peran Strategis Alumni

Sabtu, 12 September 2026 - 05:07 WIB

Pidato AHY di HUT ke-25 Partai Demokrat Disorot, Sam Tito: Kekuasaan Harus Tunduk pada Hukum

Jumat, 11 September 2026 - 09:44 WIB

Ada Apa dengan “Malang Satu Meja”? Para Ketua Parpol Kota Malang Mulai Buka Komunikasi

Kamis, 10 September 2026 - 18:13 WIB

Munas IKA Unmer Malang, 304 Suara dan Tujuh Kandidat Siap Tentukan Arah Organisasi

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Bintaljarahdam V/Brawijaya Gelar Karya Bhakti Satnonkowil TA 2026 di Wonokoyo

Sabtu, 5 September 2026 - 11:34 WIB

DNewsaintcrew SMA Kolese Santo Yusup Malang Cetak Hat-Trick, Tiga Kali Beruntun Juara AQUA DBL Dance

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Bedhaya Ketawang Kembali Tampil di Jumenengan PB XIV, PAKASA Malang Raya Sampaikan Nderek Mangayubagya

Berita Terbaru