KPK Segel Ruang Kerja Bupati Bekasi Setelah OTT di Wilayah Bekasi, 10 Orang Diterkam

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIKARANG PUSAT, NGALAMUTAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi malam ini, seiring dengan pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Bekasi yang mengamankan sekitar sepuluh orang, Kamis (18/12/2025).

Pantauan di lokasi menunjukkan tiga penyidik KPK yang mengenakan masker tiba di gedung Bupati Bekasi sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka langsung naik ke lantai dua menuju ruang kerja Ade Kuswara Kunang, menunjukkan identitas sebelum melakukan penyegelan pada dua akses pintu ruangan tersebut. Setelah setengah jam, tim KPK keluar dengan posisi kedua pintu sudah tersegel dan diduga meninggalkan gedung melalui akses samping yang terkoneksi dengan gedung lain.

“Iya benar, dari KPK. Ada tiga orang, mereka menyegel ruangan dan membawa beberapa berkas,” kata seorang petugas keamanan di lingkungan Kantor Pemkab Bekasi, yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Penyegelan ini membenarkan spekulasi yang beredar sehari ini mengenai dugaan OTT terhadap Bupati Bekasi bersama sejumlah pihak sekitar pukul 15.00 WIB. Kemudian, jubir KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi pelaksanaan kegiatan penyelidikan tertutup di lapangan yang masih berprogres.

“Benar, sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup di lapangan. Masih berprogres. Sampai dengan saat ini, tim sudah mengamankan sekitar sepuluh orang,” ungkap Budi Prasetyo kepada wartawan.

Belum dirincikan KPK siapa saja pihak-pihak yang diamankan, termasuk status hukum Ade Kuswara Kunang. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk mengumumkan status para pihak yang terjaring OTT. Informasi yang beredar menyebutkan dugaan kasus ini berkaitan dengan praktik gratifikasi rotasi dan mutasi, meskipun hal tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

Bekasi Ekspres masih terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait, termasuk KPK dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, untuk mendapatkan penjelasan resmi atas perkembangan kasus ini.

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.
Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.
DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang
Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.
Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kecelakaan Lalu Lintas, Satu Pengendara Motor Tewas
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:22 WIB

Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20 WIB

DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:56 WIB

Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:05 WIB

Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:05 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:52 WIB

Uang PIP Cair 450 Ribu Dipotong Kep – Sek 100 Ribu Sebagai Komo – Komo, Paska Viral, Kini Dikembalikan Ke Wali Murid SDN 1 Sumber Kradenan Blora.

Berita Terbaru