Korban Tewas Akibat Miras di Malang Bertambah, Dua Warga Bunut Wetan Meninggal di RS dr Saiful Anwar

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, NGALAMUTAS.COM – Jumlah korban tewas akibat mengonsumsi minuman keras di Kabupaten Malang kembali meningkat. Heri (40) dan Soim (42), warga Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, meninggal dunia pada Sabtu (20/12/2025) setelah dirawat dalam kondisi kritis selama lima hari di RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Kabar kematian kedua korban dikonfirmasi oleh Kapolsek Pakis, AKP Suyanto.

Keduanya diduga mengonsumsi minuman keras jenis anggur merah pada 13 Desember 2025 di sebuah rumah di Desa Bunut Wetan. “Keduanya kritis dan dirawat 5 atau 6 hari di rumah sakit,” ujar Suyanto. Heri meninggal pada pukul 14.05 WIB, diikuti Soim pada pukul 15.00 WIB. Rencananya, kedua jenazah akan dimakamkan di TPU Desa Bunut Wetan.

Berdasarkan penyelidikan Polsek Pakis, total korban tewas akibat pesta miras ini mencapai tujuh orang — empat di antaranya dari Desa Bunut Wetan dan tiga dari Desa Sukoanyar. Pihak kepolisian tengah melakukan uji laboratorium terhadap sisa minuman keras yang dikonsumsi para korban. “Uji lab akan berlangsung 2 hingga 3 minggu di Polda Jatim,” tambah Suyanto.

Meskipun keluarga korban tidak mengajukan tuntutan, Polsek Pakis tetap melanjutkan penyelidikan dengan memeriksa tujuh saksi yang turut serta dalam pesta miras tersebut. “Dari awal keluarga tidak menuntut, namun secara prosedur kami melakukan penyelidikan,” pungkas Suyanto. Tragedi ini menambah daftar panjang korban tewas akibat minuman keras di wilayah Kabupaten Malang.

(Sumber: Polsek Pakis)

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.
Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.
DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang
Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.
Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kecelakaan Lalu Lintas, Satu Pengendara Motor Tewas
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:22 WIB

Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20 WIB

DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:56 WIB

Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:05 WIB

Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:05 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:52 WIB

Uang PIP Cair 450 Ribu Dipotong Kep – Sek 100 Ribu Sebagai Komo – Komo, Paska Viral, Kini Dikembalikan Ke Wali Murid SDN 1 Sumber Kradenan Blora.

Berita Terbaru