JEMBER (JAWA TIMUR), NGALAMUTAS.COM – Sebuah kejadian tragis mengguncang sebuah rumah kos di Jalan Lingkungan Kloncing, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sumbersari, Jember. Nurisma Ayu Ifanka (24), seorang ibu muda, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami muntah darah saat tengah memandikan anaknya yang masih berusia 7 bulan. Peristiwa memilukan ini terjadi pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.
Menurut Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Iptu Bagus Setiawan, insiden bermula ketika korban sedang memandikan buah hatinya di kamar mandi. Tiba-tiba, Nurisma mengalami muntah darah yang membuatnya lemas.
“Korban saat itu tengah memandikan anaknya yang berumur 7 bulan di kamar mandi. Dia muntah darah di kamar mandi,” ungkap Iptu Bagus.
Dengan sisa tenaga yang ada, Nurisma sempat menyelamatkan sang buah hati dengan membawanya ke kasur di kamar. Kemudian, ia bergegas mencari pertolongan dengan berlari keluar dari rumah kos.
“Lalu dia membawa anaknya ke kasur kamarnya. Korban lari ke depan untuk minta pertolongan kepada warga,” jelas Bagus. Diketahui, saat kejadian, suami korban sedang bekerja mencari nafkah.
Warga sekitar yang melihat kondisi Nurisma yang mengkhawatirkan segera menghubungi tenaga medis. Sayangnya, takdir berkata lain, sebelum tim medis tiba, nyawa ibu muda tersebut sudah tidak dapat diselamatkan.
“Saat korban tiba di depan kos, warga yang melihat kondisinya segera menghubungi pihak tenaga medis. Namun, sebelum tenaga medis tiba, korban sudah tidak bernyawa,” imbuh Bagus.
Jenazah Nurisma kini berada di RSD dr. Soebandi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh bagian luar korban.
“Saat ini, jenazah korban berada di RSD dr. Soebandi untuk dilakukan pemeriksaan dalam. Kalau tubuh bagian luarnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan,” pungkas Bagus.
Penyebab pasti kematian Nurisma Ayu Ifanka masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat terdekat.
(LS/REDAKSI)
![]()














