Gempa Magnitudo 4,6 Getarkan Sabang dan Wilayah Sekitar, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA SABANG, NGALAMUTAS.COM – Beberapa wilayah di Aceh diguncang gempa bumi berkuat magnitudo 4,6 pada Rabu, 10 Desember 2025 pukul 14:43:01 WIB. Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut sekitar 94 kilometer barat daya Kota Sabang, dengan koordinat 5.46 LU (Lintang Utara) dan 94.59 BT (Bujur Timur) serta kedalaman 24 kilometer.

Gempa dangkal ini dirasakan oleh masyarakat di beberapa daerah dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) yang bervariasi. Secara rinci, skala MMI yang tercatat adalah III-IV di Banda Aceh dan Aceh Besar, III di Sabang, serta II-III di Pidie. Skala MMI III berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang di dalam rumah, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, dan jendela kaca bergetar, tanpa menyebabkan kerusakan atau kecelakaan. Sementara itu, skala MMI IV menunjukkan getaran yang dirasakan oleh lebih banyak orang, bahkan beberapa di luar ruangan, dengan kemungkinan benda seperti gerabah pecah atau pintu-jendela berderik.

Warga di Banda Aceh melaporkan merasakan guncangan selama beberapa detik yang membuat sebagian dari mereka keluar rumah karena panik. Di Aceh Besar, getaran juga terasa di beberapa kecamatan pesisir, meski tidak menimbulkan kerusakan apapun. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa ini, dan aktivitas warga di Sabang serta Banda Aceh telah kembali normal, meskipun sebagian masih memilih berada di luar ruangan untuk berjaga-jaga.

BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, namun tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Selain itu, lembaga tersebut mencatat bahwa dalam sepekan terakhir, wilayah Indonesia mengalami aktivitas gempa signifikan yang dirasakan masyarakat sebanyak 19 kali dengan variasi magnitudo dan kedalaman yang berbeda.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang, tidak terpengaruh oleh hoaks, dan mengakses informasi resmi mengenai gempa melalui laman, aplikasi, atau kanal media sosial BMKG. Penting juga bagi setiap orang untuk mengenali potensi risiko gempa dan memiliki rencana evakuasi mandiri guna meningkatkan kesiapsiagaan.

(BMKG/ Red)

Loading

Berita Terkait

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.
Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.
DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang
Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.
Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kecelakaan Lalu Lintas, Satu Pengendara Motor Tewas
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:22 WIB

Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20 WIB

DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:56 WIB

Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:05 WIB

Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:05 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:52 WIB

Uang PIP Cair 450 Ribu Dipotong Kep – Sek 100 Ribu Sebagai Komo – Komo, Paska Viral, Kini Dikembalikan Ke Wali Murid SDN 1 Sumber Kradenan Blora.

Berita Terbaru