Diduga Alami Kekerasan dan Pelecehan Seksual 6 Siswa SMK Blora Saat PKL Di Salatiga

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA, NGALAMUTAS.COM – Enam siswa SMK asal Kabupaten Blora diduga mengalami kekerasan dan pelecehan seksual saat menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di wilayah Salatiga.

Salah seorang kerabat korban berinisial PL mengatakan peristiwa itu terjadi ketika para siswa menjalani PKL. Menurutnya, korban diduga mengalami kekerasan fisik serta tindakan pelecehan seksual, seperti perabaan pada bagian tubuh tertentu.

“Saya sudah ketemu terduga pelaku secara langsung,” kata PL.

la mengaku telah mendatangi pihak sekolah untuk meminta agar para siswa segera ditarik dari lokasi PKL demi menjamin keselamatan mereka.

Sementara itu, salah seorang orang tua korban mengaku anaknya mengalami trauma setelah peristiwa tersebut. Korban disebut menjadi murung, enggan keluar rumah, dan kehilangan nafsu makan selama beberapa hari.

“Anak saya trauma. Ndak mau keluar rumah. Murung dan ndak mau makan. Saya juga sampai dua hari tak nafsu makan akibat memikirkan anak saya,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah korban diduga mencapai 10 siswa, terdiri atas enam siswa asal Blora dan empat siswa asal Salatiga.

“Anak-anak sempat dipulangkan dari Salatiga. Saat ini masih di rumah,” katanya.

Kepala SMKN 2 Blora Muhtar membantah telah terjadi pelecehan seksual terhadap siswa yang menjalani PKL di Salatiga.. la menilai persoalan tersebut merupakan kesalahpahaman.

Meski demikian, Muhtar membenarkan bahwa pihak sekolah telah menarik para siswa dari lokasi PKL. “Iya, sudah ditarik,” katanya.

la kembali menegaskan tidak ada pelecehan seksual. “Tidak ada peristiwa pelecehan seksual. Semua orang tua, anak-anak dan industri baik-baik saja,” tandasnya.

(Tarniati)

Loading

Berita Terkait

Rasa Haru, Anak Seorang Buruh Kuli Bangunan Dari Blora Dilantik Prabowo Menjadi Perwira
Rutin Tasmi’ Al-Qur’an Tiap Jum’at Pahing, Pesantren Nurul Falah Cetak Generasi Qur’ani Berjiwa Wirausaha
Siapa pun Terpilih, Ayomi Semua, Harus Bergandengan Tangan Membangun Desa di Jateng
Andika Media Apresiasi Keterbukaan Informasi Polres Kediri di Masa Kepemimpinan AKBP Bramastyo
Menangis di Hadapan Dewan, Pasutri Pedagang Bensin Eceran Way Kanan Memohon Keadilan
Aksi Berulang Kali Cabuli Keponakan Sendiri dengan Ancaman Sajam, Paman di Blitar Kini Tersangka
Permudah Akses Warga, Kapten Inf. Puryanto Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda Yang Ada di Blora
Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:48 WIB

Rasa Haru, Anak Seorang Buruh Kuli Bangunan Dari Blora Dilantik Prabowo Menjadi Perwira

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48 WIB

Rutin Tasmi’ Al-Qur’an Tiap Jum’at Pahing, Pesantren Nurul Falah Cetak Generasi Qur’ani Berjiwa Wirausaha

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:43 WIB

Siapa pun Terpilih, Ayomi Semua, Harus Bergandengan Tangan Membangun Desa di Jateng

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:15 WIB

Andika Media Apresiasi Keterbukaan Informasi Polres Kediri di Masa Kepemimpinan AKBP Bramastyo

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:12 WIB

Menangis di Hadapan Dewan, Pasutri Pedagang Bensin Eceran Way Kanan Memohon Keadilan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:01 WIB

Aksi Berulang Kali Cabuli Keponakan Sendiri dengan Ancaman Sajam, Paman di Blitar Kini Tersangka

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:50 WIB

Permudah Akses Warga, Kapten Inf. Puryanto Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda Yang Ada di Blora

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:21 WIB

Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita

Berita Terbaru