MALANG, NGALAMUTAS.COM – Kepanikan sempat menyelimuti lingkungan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Rabu (9/9/2026) sore, saat kebakaran melanda salah satu area penting di kompleks rumah sakit tersebut. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran segera dikerahkan untuk melokalisasi dan memadamkan api dengan cepat dan tepat.
Muhammad Syamsul Bakhri, Humas RSSA Malang, secara tegas mengonfirmasi peristiwa tersebut. “Yang terbakar adalah Instalasi Gizi. Insyaallah situasi sudah tertangani dengan baik,” ujarnya tenang.
Syamsul menegaskan, kabar yang paling melegakan dari musibah ini adalah tidak adanya korban jiwa, baik dari kalangan pasien yang dirawat maupun petugas yang bertugas di lokasi.
Ditanya mengenai dampak langsung kejadian, pihak manajemen masih melakukan inventarisasi kerugian secara menyeluruh. Namun, satu hal yang dipastikan terjamin: kebutuhan nutrisi dan penyediaan makanan bagi seluruh pasien tidak terganggu.
“Insyaallah kebutuhan pasien untuk hari ini sudah tertangani sepenuhnya. Untuk layanan makan malam pun kami mulai membenahi dan memastikan semuanya berjalan lancar tanpa kendala,” jelasnya.
Ke depannya, pihak RSSA berkomitmen melakukan investigasi mendalam dan direncanakan segera menggelar rapat pleno guna menindaklanjuti insiden ini. “Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan bersama, api sudah terkendali. Tinggal kami susun langkah tindak lanjut yang komprehensif,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, lima unit mobil pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 15.50 WIB. Hingga pukul 15.58 WIB, proses pemadaman serta pendinginan masih berlangsung intensif. Personel Damkar tetap siaga memantau agar tidak ada bara api yang kembali berkobar.
Pantauan lanjutan hingga pukul 16.30 WIB memperlihatkan tim pemadam masih berada di lokasi guna memastikan keamanan total. Hingga pukul 16.40 WIB, petugas belum meninggalkan lokasi, melakukan pengecekan menyeluruh.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran dan luas area yang terdampak belum dapat dipastikan secara resmi. Pihak rumah sakit dan tim gabungan masih melakukan penanganan dan evaluasi menyeluruh di lapangan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
LS, Ngalamutas.com
![]()







