Program Pokir Abdul Qodir Kembali Sentuh Desa Gadingkulon, Jalan Hotmix 267 Meter Tingkatkan Akses Warga

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3840x2160-0-0#

i

0-3840x2160-0-0#

KABUPATEN MALANG,NGALAMUTAS.COM– Aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD kembali membuahkan hasil. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang merealisasikan pembangunan jalan hotmix sepanjang 267 meter di kawasan Putuk, Dusun Sempu, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Senin (13/7/2026).

Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang diserap Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, S.H., atau yang akrab disapa Mas Adeng, saat melaksanakan kegiatan reses dan rapat dengar pendapat beberapa waktu lalu.

Proses pembangunan diawali dengan survei lapangan pada akhir Desember 2025. Selanjutnya dilakukan uitzet atau pengukuran akhir pada 6 Juli 2026 sebelum akhirnya memasuki tahap pelaksanaan pekerjaan pada Senin (13/7/2026).

Pengerjaan jalan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Desa Gadingkulon, Wahyu Eddi Prihanto, beserta perangkat desa dan tim ahli (TA) Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir beserta jajarannya.

Kepala Desa Gadingkulon, Wahyu Eddi Prihanto, mengatakan bantuan melalui program Pokir Abdul Qodir bukan kali pertama diterima desanya. Tahun sebelumnya, Desa Gadingkulon juga memperoleh bantuan pembangunan infrastruktur berupa paving jalan.

“Tahun kemarin kami mendapat pengaspalan hotmix juga dan pembangunan paving melalui program Pokir Mas Adeng. Alhamdulillah, tahun ini kembali mendapat satu paket lagi, termasuk pembangunan jalan kampung yang kini direalisasikan,” ujarnya.

Menurut Wahyu, program tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat karena mampu menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi prioritas desa.

“Atas nama Pemerintah Desa Gadingkulon saya mengucapkan maturnuwun, terima kasih banyak kepada Mas Adeng karena desa kami sangat terbantu dengan adanya program ini,” katanya.

Ia mengakui hingga kini masih banyak infrastruktur di Desa Gadingkulon yang membutuhkan perhatian. Di sisi lain, keterbatasan anggaran serta mekanisme program pembangunan reguler dari pemerintah daerah membuat desa harus mencari alternatif melalui jalur aspirasi DPRD.

“Masih banyak sekali infrastruktur yang perlu diperbaiki. Kalau mengandalkan program teknokratik dari dinas, sekarang prosesnya cukup sulit. Karena itu kami sangat terbantu dengan adanya program Pokir DPRD. Kami berupaya mencari bantuan melalui jalur Pokir dewan,” jelasnya.

Wahyu menjelaskan, usulan pembangunan tersebut bermula saat dirinya menghadiri kegiatan reses Abdul Qodir. Dalam forum tersebut, Pemerintah Desa Gadingkulon menyampaikan langsung kebutuhan pembangunan jalan di wilayahnya.

“Kebetulan saya diundang saat Mas Adeng mengadakan reses di rumahnya. Dari kesempatan itu kami mengusulkan agar program Pokir bisa masuk ke Desa Gadingkulon. Alhamdulillah usulan tersebut langsung direspons dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan program Pokir menjadi solusi percepatan pembangunan di tingkat desa karena manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Program seperti ini harus terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan warga. Jalan yang sebelumnya kurang layak kini menjadi lebih baik sehingga mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari,” tuturnya.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah desa, DPRD Kabupaten Malang, dan Pemerintah Kabupaten Malang dapat terus ditingkatkan agar pembangunan infrastruktur di Desa Gadingkulon berjalan secara berkelanjutan.

Pembangunan jalan hotmix sepanjang 267 meter tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat Dusun Sempu, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat di Desa Gadingkulon. Dengan terealisasinya pembangunan melalui mekanisme Pokok Pikiran DPRD, aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui forum reses dinilai mampu menjadi salah satu instrumen percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Malang.(Kim/Ngalamutas.com).

Loading

Berita Terkait

Zulkarnain Terpilih Nahkodai IKA UNMER Malang, Database Alumni Jadi Program Awal
Wali Kota Malang Buka Munas IKA Unmer, Tekankan Peran Strategis Alumni
Pidato AHY di HUT ke-25 Partai Demokrat Disorot, Sam Tito: Kekuasaan Harus Tunduk pada Hukum
Ada Apa dengan “Malang Satu Meja”? Para Ketua Parpol Kota Malang Mulai Buka Komunikasi
Munas IKA Unmer Malang, 304 Suara dan Tujuh Kandidat Siap Tentukan Arah Organisasi
Djoko Prihatin Raih 9.9 Awarding Ketik.com, Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Penggerak Demokrasi Inklusif
Bintaljarahdam V/Brawijaya Gelar Karya Bhakti Satnonkowil TA 2026 di Wonokoyo
DNewsaintcrew SMA Kolese Santo Yusup Malang Cetak Hat-Trick, Tiga Kali Beruntun Juara AQUA DBL Dance

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 01:24 WIB

Zulkarnain Terpilih Nahkodai IKA UNMER Malang, Database Alumni Jadi Program Awal

Sabtu, 12 September 2026 - 06:44 WIB

Wali Kota Malang Buka Munas IKA Unmer, Tekankan Peran Strategis Alumni

Sabtu, 12 September 2026 - 05:07 WIB

Pidato AHY di HUT ke-25 Partai Demokrat Disorot, Sam Tito: Kekuasaan Harus Tunduk pada Hukum

Jumat, 11 September 2026 - 09:44 WIB

Ada Apa dengan “Malang Satu Meja”? Para Ketua Parpol Kota Malang Mulai Buka Komunikasi

Kamis, 10 September 2026 - 18:13 WIB

Munas IKA Unmer Malang, 304 Suara dan Tujuh Kandidat Siap Tentukan Arah Organisasi

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Bintaljarahdam V/Brawijaya Gelar Karya Bhakti Satnonkowil TA 2026 di Wonokoyo

Sabtu, 5 September 2026 - 11:34 WIB

DNewsaintcrew SMA Kolese Santo Yusup Malang Cetak Hat-Trick, Tiga Kali Beruntun Juara AQUA DBL Dance

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Bedhaya Ketawang Kembali Tampil di Jumenengan PB XIV, PAKASA Malang Raya Sampaikan Nderek Mangayubagya

Berita Terbaru