Yayasan Synergy An Nahl Tambah Empat SPPG, Wali Kota Malang Tekankan Transparansi.

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat SPPG Yayasan Synergy An Nahl resmi beroperasi dengan ditandai pemotongan pita oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Foto : (Kim)

i

Empat SPPG Yayasan Synergy An Nahl resmi beroperasi dengan ditandai pemotongan pita oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Foto : (Kim)

KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Pemerintah Kota Malang terus memperkuat upaya pemenuhan gizi masyarakat melalui peresmian empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru yang berada di bawah naungan Yayasan Synergy An Nahl Indonesia, Kamis (7/5/2026).

Peresmian yang dipusatkan di kawasan Buring, Kecamatan Kedungkandang tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui layanan pangan bergizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok penerima manfaat.

Empat SPPG yang resmi beroperasi yakni SPPG Buring 2, Buring 3, Tlogomas 2, dan Bandungrejosari 3. Kehadiran empat dapur pelayanan gizi ini melengkapi satu SPPG sebelumnya yang telah lebih dahulu diresmikan di wilayah Klojen.

Perwakilan Yayasan Synergy An Nahl Indonesia, Ahmad Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Malang beserta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung operasional SPPG hingga ke tingkat lingkungan RT dan RW.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah dan seluruh perangkat pendukung. Dengan dukungan tersebut, yayasan kami dipercaya mengelola empat dapur baru, setelah sebelumnya satu dapur di Klojen juga telah diresmikan,” ujarnya.

Ahmad menjelaskan, dua SPPG di wilayah Buring telah mulai beroperasi sejak pekan lalu dengan jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 1.280 hingga 1.350 orang. Sementara itu, SPPG Tlogomas dan Bandungrejosari juga mulai melayani masyarakat dalam beberapa hari terakhir dengan cakupan ratusan penerima manfaat.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi. Bahkan sebelum dapur beroperasi, sejumlah kepala sekolah telah aktif melakukan koordinasi terkait distribusi bantuan makanan bergizi.

“Kami benar-benar merasakan semangat dan harapan besar dari masyarakat. Kepala sekolah sangat antusias karena program ini memang sangat dibutuhkan,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh proses pembangunan maupun operasional SPPG dilakukan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Dukungan lintas sektor dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, hingga Dinas PUPR disebut menjadi faktor penting dalam percepatan operasional.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat resmikan empat SPPG Yayasan Synergy An Nahl. Foto (Kim)

Ahmad juga menekankan bahwa SPPG bukan sekadar dapur umum biasa, melainkan pusat pelayanan masyarakat yang menuntut profesionalisme, integritas, serta pengawasan berkelanjutan.

“Ini bukan dapur konvensional. Di sini melekat fungsi pelayanan. Karena itu kami terus mengingatkan seluruh relawan untuk menjaga kebersihan, etika, dan kualitas layanan. Kami juga meminta masyarakat ikut mengawasi dan memberi masukan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Harjito B., S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan melakukan pengawasan terhadap operasional SPPG sesuai ketentuan dalam Keputusan Presiden Nomor 28.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat meninjau dapur SPPG Yayasan Synergy An Nahl. Foto (Kim)

“Pemerintah daerah diperbolehkan melakukan sidak kapan saja dalam rangka perbaikan tata kelola di lapangan. Rekomendasi dari pemerintah daerah nantinya akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa kehadiran empat SPPG baru merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah, yayasan, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas generasi masa depan melalui pemenuhan gizi yang baik.

Ia meminta seluruh pengelola SPPG menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan transparan, mulai dari proses pengadaan bahan pangan, pengolahan makanan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.

“Pastikan seluruh proses pengelolaan dilaksanakan secara profesional dan memenuhi standar keamanan pangan serta kualitas gizi yang telah ditetapkan,” tegas Wahyu.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga mutu pelayanan dan kebersihan agar kepercayaan masyarakat terhadap program tetap terjaga.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat (tengah) meninjau langsung proses penyajian MBG Yayasan Synergy An Nahl. Foto (Kim)

“Jangan sampai program yang baik ini kehilangan kepercayaan masyarakat hanya karena kelalaian dalam menjaga kualitas dan kebersihan. Yang kita layani adalah anak-anak, generasi masa depan yang harus kita jaga bersama,” katanya.

Selain sebagai pusat penyedia makanan bergizi, Wahyu berharap SPPG juga menjadi sarana edukasi masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang.

“SPPG tidak hanya menjadi tempat penyediaan makanan bergizi, tetapi juga harus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat,” tambahnya.

Dengan bertambahnya empat SPPG baru tersebut, Pemerintah Kota Malang optimistis program pemenuhan gizi masyarakat dapat berjalan lebih luas, merata, dan efektif demi menciptakan generasi yang sehat, kuat, serta berkualitas di masa depan.

(Dik)

Loading

Berita Terkait

Polda Jatim Ungkap 3.157 Kasus Narkoba Semester I Tahun 2026, Selamatkan 2,79 Juta Jiwa dari Bahaya Narkotika
Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Seorang Pria Asal Semarang Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Hotel di Blora, Diduga Serangan Jantung
Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Komdigi Ingatkan Ancaman Disinformasi AI
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bakkes Layani 2.500 Warga di RS Bhayangkara Jombang
Sambut Hari Bhayangkara ke -80 Polres Situbondo Salurkan Bantuan Alsintan untuk Kelompok Tani
Polres Gresik Bedah Rumah Purnawirawan Polri di Driyorejo, Kado Hari Bhayangkara ke – 80
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi Kediri Turu Dampingi Petani Jagung

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:44 WIB

Polda Jatim Ungkap 3.157 Kasus Narkoba Semester I Tahun 2026, Selamatkan 2,79 Juta Jiwa dari Bahaya Narkotika

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:42 WIB

Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:39 WIB

Seorang Pria Asal Semarang Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Hotel di Blora, Diduga Serangan Jantung

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:29 WIB

Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Komdigi Ingatkan Ancaman Disinformasi AI

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:16 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bakkes Layani 2.500 Warga di RS Bhayangkara Jombang

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:10 WIB

Polres Gresik Bedah Rumah Purnawirawan Polri di Driyorejo, Kado Hari Bhayangkara ke – 80

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:06 WIB

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi Kediri Turu Dampingi Petani Jagung

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:14 WIB

Pelatihan PHT dan Pengendalian OPT Tembakau Digelar di Desa Temengeng Blora

Berita Terbaru