Wanita Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kuta, Luka di Leher Jadi Sorotan, Diduga Korban Pembunuhan?

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALI, NGALAMUTAS.COM – Bali kembali dikejutkan dengan insiden berdarah. Setelah kasus pertikaian di Songan, Bangli yang menewaskan dua orang, kini seorang wanita ditemukan tewas mengenaskan di sebuah kamar kos di Jalan Patimura, Legian, Kuta, Badung, pada Senin (13/10) sore.

Korban diketahui bernama Endang Sulastri, 41 tahun. Spekulasi mengenai pembunuhan mencuat karena adanya luka serius pada tubuh korban. Luka yang paling mencolok adalah luka di leher yang diduga merupakan luka gorok.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban berinisial RY, 26 tahun, yang mencium bau tidak sedap dari kamar korban. RY kemudian mendatangi kamar korban dan memanggil dari luar, namun tidak ada respons. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 17.39 WITA.

RY, yang berasal dari Sumber Baru, Jember, Jawa Timur, berinisiatif membuka pintu kamar korban. Ia terkejut mendapati Endang Sulastri sudah tewas mengenaskan di atas kasur.

“Ada luka di leher korban, diduga luka gorok, mengarah ke pembunuhan,” ujar seorang sumber pada Selasa (14/10).

Penemuan ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Unit Polsek Kuta dan Satreskrim Polresta Denpasar tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab kematian wanita asal Banyuwangi, Jawa Timur tersebut.

Kapolsek Kuta, Kompol Agus Riwayanto Diputra, membenarkan adanya penemuan mayat yang mengarah pada dugaan pembunuhan. “Benar, ada laporan kejadian di wilayah Kuta. Tim masih bekerja di lapangan, jadi kami belum bisa memberikan detail lebih lanjut,” ujarnya.

Pihaknya masih perlu memastikan penyebab kematian korban, apakah ada unsur pembunuhan atau faktor lain. Mengenai luka gorok di leher korban, Kompol Agus Riwayanto Diputra menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam pemeriksaan.

“Rencananya, besok kami akan meminta dokter untuk memeriksa luka-luka pada tubuh korban. Mungkin itu dulu yang bisa kami sampaikan. Jika sudah lengkap, pasti akan kami kabari,” tutupnya. (LS)

Berita Terkait

Momentum Sumpah Pemuda 2026, SMKN 12 Malang Gelar Sosialisasi Hukum Season 2, Cegah Bullying Sejak Dini
Jelang Hari Sumpah Pemuda, 40 Ormas Satukan Tekad Jaga Malang Tetap Kondusif
Terminal Arjosari Dipersoalkan, A-DRONE dan Paguyuban Angkot Minta Alternatif OD Trans Jatim
SMKN 12 Malang Gandeng Cakra Gandhiwa Law Office Edukasi Hukum Kepada Siswa 
Perkuat Daya Saing BUMD, Pemkab Malang Luncurkan Corporate Debit Card ATM Garudeya.
Kesepakatan Damai Tercapai dalam Kasus SMPN 18 Malang, Penerbitan SP3 Dinantikan
Ruwat Murwakala di Mangliawan, Ikhtiar Batin Warga Memohon Keselamatan Desa
Perdana Digelar Februari 2027, Malang Run Festival Targetkan 2.000 Pelari

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Momentum Sumpah Pemuda 2026, SMKN 12 Malang Gelar Sosialisasi Hukum Season 2, Cegah Bullying Sejak Dini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Jelang Hari Sumpah Pemuda, 40 Ormas Satukan Tekad Jaga Malang Tetap Kondusif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terminal Arjosari Dipersoalkan, A-DRONE dan Paguyuban Angkot Minta Alternatif OD Trans Jatim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:52 WIB

SMKN 12 Malang Gandeng Cakra Gandhiwa Law Office Edukasi Hukum Kepada Siswa 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:18 WIB

Perkuat Daya Saing BUMD, Pemkab Malang Luncurkan Corporate Debit Card ATM Garudeya.

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:49 WIB

Ruwat Murwakala di Mangliawan, Ikhtiar Batin Warga Memohon Keselamatan Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:12 WIB

Perdana Digelar Februari 2027, Malang Run Festival Targetkan 2.000 Pelari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Akhmad Fahrurrozi Wibowo Pimpin KNPI Kota Malang, Konsolidasi OKP Jadi Prioritas

Berita Terbaru