Unjuk Rasa Kembali Terjadi Di Depan Mapolda Diy

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Istimewa

i

Poto Istimewa

SLEMAN, NGALAMUTAS.COM – Hanya berselang enam bulan sejak aksi demo besar-besaran di Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akhir Agustus 2025 silam, unjuk rasa kembali terjadi di lokasi yang sama pada hari Selasa (24/2/2026).

Flyer seruan aksi telah ramai beredar di jagat maya sejak malam hari Senin (23/2). Dalam selebaran tersebut tertulis ajakan eksplisit kepada semua lapisan masyarakat, dengan jadwal pelaksanaan pukul 16.30 WIB berlokasi di depan Polda DIY dan titik parkir di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta.

Di bagian bawah pamflet juga dicantumkan informasi kontak person dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta beserta nomor telepon, serta Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPKS) Srikandi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Namun, pihak LBH Yogyakarta membantah keterlibatannya dalam aksi tersebut. Melalui Direkturnya, Julian Duwi Prasetiya, lembaga tersebut menegaskan tidak mengetahui mengenai rencana aksi di Polda DIY sebagaimana yang tertuang dalam pamflet.

“Kami klarifikasi juga ke akun yang mencantumkan itu dan konfirmasi sepertinya kurang elok misalnya mencantumkan kontak person kami dalam rencana aksi tersebut.

Terlebih, kami tidak mengikuti prosesnya,” ujar Julian. Ia menambahkan, apabila ada permohonan bantuan hukum dari massa aksi, pihaknya mempersilakan untuk menghubungi layanan aduan resmi LBH Yogyakarta.

Dari pantauan lapangan, massa mulai terkonsentrasi di depan Mapolda DIY sejak pukul 18.00 WIB. Pihak Polda telah mengantisipasi dengan memasang kawat berduri di gerbang markas. Situasi mulai memanas sekitar pukul 19.30 ketika ratusan orang mulai berupaya menjebol pagar di sisi timur Mapolda.

Sebelumnya, massa sempat melakukan solat gaib di jalan depan markas kepolisian, yang ditujukan untuk mengenang korban yang meninggal akibat kekerasan aparat.

Aksi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan Ring Road Utara tersendat. Awalnya hanya arah dari barat yang dialihkan, sedangkan kendaraan dari arah timur masih diperbolehkan melintas melalui jalur lambat. Namun setelah kondisi memanas, lalu lintas ditutup total.

Sekitar pukul 19.45, massa berhasil menjebol pagar sisi timur Mapolda. Lima menit kemudian terdengar suara ledakan, diikuti ledakan kedua sekitar pukul 20.05. Massa akhirnya membubarkan diri kurang lebih pukul 20.20 setelah dipukul mundur oleh petugas kepolisian yang dibantu warga setempat.

Arus lalu lintas pun kembali lancar, dan per pantauan hingga pukul 21.00, situasi di sekitar lokasi aksi sudah kondusif. Aksi massa menyisakan coretan di sepanjang tembok pagar Mapolda, yang berisi ungkapan kekecewaan terhadap aparat kepolisian.

Salah satu peserta aksi, Yazi, mengatakan bahwa tuntutan utama dari aksi hari ini adalah mendesak aparat kepolisian agar tidak semena-mena terhadap rakyat. “Polisi harus hadir sebagai garda pelindung bagi masyarakat. Tidak boleh ada lagi korban yang timbul dari rakyat,” tandasnya.

Mengatasnamakan masyarakat, pihaknya juga mengutuk tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh polisi. “Bisa dibilang bukan lagi oknum tapi polisi itu sendiri. Dengan cara ini kami berharap polisi akan sadar dan melakukan reformasi,” tukasnya.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Polda Jatim Tindak Tegas Produsen MinyaKita Nakal, Isi Tak Sesuai Kemasan
Polda Jatim Ungkap Produksi MinyaKita Ilegal, Empat Orang Ditetapkan Tersangka
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra
Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari
Mandiri Ekonomi, Cara DPC Srikandi PP Kota Malang Terjemahkan Perjuangan Kartini.
Target Besar DPD PAN Kabupaten Malang Memecah Kebuntuan Kursi DPRD Melalui Sosok Visioner Abah Makhrus.
Polantas Menyapa : Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara
Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 08:20 WIB

Polda Jatim Tindak Tegas Produsen MinyaKita Nakal, Isi Tak Sesuai Kemasan

Rabu, 22 April 2026 - 08:19 WIB

Polda Jatim Ungkap Produksi MinyaKita Ilegal, Empat Orang Ditetapkan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 08:17 WIB

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra

Selasa, 21 April 2026 - 16:52 WIB

Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari

Selasa, 21 April 2026 - 12:28 WIB

Mandiri Ekonomi, Cara DPC Srikandi PP Kota Malang Terjemahkan Perjuangan Kartini.

Selasa, 21 April 2026 - 05:52 WIB

Polantas Menyapa : Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara

Selasa, 21 April 2026 - 05:51 WIB

Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol

Selasa, 21 April 2026 - 05:49 WIB

Cetak Auditor Tangguh, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Tuntaskan Pelatihan Sispamobvitnas

Berita Terbaru