Teror Maling Bawa Celurit Di Desa Jalmak, Pamekasan.

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 01:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Istimewa

i

Poto Istimewa

PAMEKASAN (JAWA TIMUR), NGALAMUTAS.COM – Aksi maling yang membawa celurit masih terjadi di Desa Jalmak, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Kamis (22/1/2026). Warga setempat, Ahmad Syafii, mengaku bahwa perilaku para pelaku hampir sama dengan perampokan karena mereka terang-terangan datang dengan membawa senjata tajam.

“Maling bawa celurit tidak bersembunyi. Mereka datang dan berkeliaran membawa celurit,” ujarnya pada hari yang sama.

Disebutkan, dua orang maling tersebut pernah datang ke sebuah toko mie di Desa Jalmak. Namun, mereka berhasil diadang oleh satpam setempat. Syafii menirukan kalimat yang disampaikan kepada pelaku saat itu: “Ayo masuk ke dalam. Kalau masuk saya habisi kamu.”

Setelah melihat satpam toko berani menantang, kedua maling akhirnya melarikan diri. Diketahui bahwa mereka telah beraksi di beberapa kampung di Desa Jalmak dan kabarnya juga telah melakukan tindakan serupa di sejumlah desa lain.

“Maling itu sempat dipancing dengan umpan sepeda motor oleh warga. Semua tokoh masyarakat dan aparat keamanan di Desa Jalmak sudah sepakat. Namun upaya itu belum membuahkan hasil,” jelas Syafii.

Menurutnya, para maling telah mengetahui bahwa mereka akan ditangkap oleh warga setempat, terutama setelah rekaman CCTV yang menunjukkan aksi mereka menyebar dan viral di masyarakat. “Kami tetap waspada sampai sekarang karena kabarnya maling itu juga berkeliaran di desa lain,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Pamekasan, AKP Junairi Tirto Admojo, enggan memberikan keterangan terkait kasus ini. “Langsung ke polres saja, mas,” ujarnya.

(Sumber: Kompas)

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru