PAMEKASAN (JAWA TIMUR), NGALAMUTAS.COM – Aksi maling yang membawa celurit masih terjadi di Desa Jalmak, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Kamis (22/1/2026). Warga setempat, Ahmad Syafii, mengaku bahwa perilaku para pelaku hampir sama dengan perampokan karena mereka terang-terangan datang dengan membawa senjata tajam.
“Maling bawa celurit tidak bersembunyi. Mereka datang dan berkeliaran membawa celurit,” ujarnya pada hari yang sama.
Disebutkan, dua orang maling tersebut pernah datang ke sebuah toko mie di Desa Jalmak. Namun, mereka berhasil diadang oleh satpam setempat. Syafii menirukan kalimat yang disampaikan kepada pelaku saat itu: “Ayo masuk ke dalam. Kalau masuk saya habisi kamu.”
Setelah melihat satpam toko berani menantang, kedua maling akhirnya melarikan diri. Diketahui bahwa mereka telah beraksi di beberapa kampung di Desa Jalmak dan kabarnya juga telah melakukan tindakan serupa di sejumlah desa lain.
“Maling itu sempat dipancing dengan umpan sepeda motor oleh warga. Semua tokoh masyarakat dan aparat keamanan di Desa Jalmak sudah sepakat. Namun upaya itu belum membuahkan hasil,” jelas Syafii.
Menurutnya, para maling telah mengetahui bahwa mereka akan ditangkap oleh warga setempat, terutama setelah rekaman CCTV yang menunjukkan aksi mereka menyebar dan viral di masyarakat. “Kami tetap waspada sampai sekarang karena kabarnya maling itu juga berkeliaran di desa lain,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Pamekasan, AKP Junairi Tirto Admojo, enggan memberikan keterangan terkait kasus ini. “Langsung ke polres saja, mas,” ujarnya.
(Sumber: Kompas)
Ngalamutas.com
![]()














