Tak Ingin Ada ‘Caretaker’, Golkar Kota Malang Desak Percepatan Muscam di Kedungkandang.

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin memberikan sambutan saat Anjangsana Organisasi  di wilayah Kedungkandang, Selasa, (14/04/2026). foto (KIM)

i

Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin memberikan sambutan saat Anjangsana Organisasi di wilayah Kedungkandang, Selasa, (14/04/2026). foto (KIM)

KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – DPD Partai Golkar Kota Malang terus memperkuat mesin partainya menjelang kontestasi politik mendatang. Melalui program Anjangsana Organisasi, partai berlambang pohon beringin ini melakukan audit internal sekaligus konsolidasi di wilayah Kecamatan Kedungkandang, Selasa (14/04/2026).

​Bertempat di kediaman anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Malang, Sri Mulyana, di kawasan Kotalama, pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi evaluasi administratif tingkat akar rumput.

​Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar silaturahmi atau halal bihalal, melainkan langkah konkret untuk memastikan kesiapan administrasi seluruh Pengurus Lapangan (PL).

​”Evaluasi kita hari ini memang dikumpulkan dalam rangka audit organisasi dan sosialisasi lembaga hukum. Dari 12 PL, yang hadir fisik memang hanya tiga, namun ada laporan izin yang masuk. Ini penting karena kita menuju tahapan verifikasi Musyawarah Kecamatan (Muscam). Semua administrasi harus clear,” ujar Rich Djoe sapaan akrab Djoko Prihatin.

​RIch Djoe menambahkan, saat ini wilayah Blimbing dan Sukun menjadi yang paling siap secara organisasi. Ia pun memberikan tenggat waktu tegas bagi pengurus di wilayah lain untuk segera berbenah.

Sri Mulyana, Ketua Plt PK Golkar Kedungkandang sekaligus anggota fraksi DPRD Golkar Kota Malang, menyampaikan sambutan. Foto (KIM)

​Kecamatan Kedungkandang saat ini dipimpin oleh Sri Mulyana sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Pengurus Kecamatan (PK). Rich Djoe mengingatkan bahwa posisi Plt memiliki batasan waktu yang ketat.

​”Bu Yana punya batas waktu hanya 60 hari untuk melaksanakan Muscam. Beliau harus segera berkoordinasi dengan PL-PL. Tidak boleh melewati batas itu, atau akan segera di-caretaker oleh DPD. Harapan kita, itu tidak terjadi,” tegas Rich Djoe.

​Kedungkandang diakui sebagai lumbung suara terbesar bagi Golkar di Kota Malang. Menyadari potensi tersebut, Rich Djoe mematok target tinggi agar perolehan kursi di wilayah ini meningkat signifikan.

Season foto bersama pengurus DPD dan PK Kedungkandang Golkar Kota Malang. Foto (KIM)

​”Harapan saya, teman-teman bisa solid kembali, melupakan dinamika masa lalu, dan fokus membesarkan partai. Kita targetkan Kedungkandang bisa meraih tiga kursi,” imbuhnya.

​Senada dengan Ketua DPD, Sri Mulyana selaku Plt PK Golkar Kedungkandang menyatakan komitmennya untuk membawa perubahan. Namun, ia tidak menampik adanya kendala administratif terkait Surat Keputusan (SK) kepengurusan lama yang sulit dilacak.

​”Kami kesulitan mencari keberadaan SK yang lama karena pengurus sebelumnya sudah dibekukan dan sulit dihubungi. Langkah ke depan, saya akan telusuri dulu. Jika tetap tidak ditemukan, saya akan minta petunjuk Ketua DPD untuk melakukan pergantian pengurus,” jelas Sri Mulyana yang saat ini duduk di Komisi B DPRD Kota Malang tersebut.

Perwakilan pengurus DPD, PK dan PL se-Kecamatan Kedungkandang antusias hadir mengikuti program anjangsana organisasi. Foto (KIM)

​Ia pun mengajak seluruh kader di tingkat lapangan untuk segera berakselerasi dan meninggalkan residu konflik dari Musyawarah Daerah (Musda) sebelumnya.

​”Pencapaian tiga kursi bukan hal mudah, tapi saya harap teman-teman PL bisa move on. Mari bekerja sama dengan DPD untuk membawa total 10 kursi bagi Golkar Kota Malang ke depan,” pungkasnya optimis.

(KIM)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru