Rp7,05 Miliar Cair! Khofifah dan Bupati Sanusi Beri Kejutan Sosial untuk Warga Kabupaten Malang.

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Malang bersinergi dalam melakukan intervensi kemiskinan dan penguatan daya beli masyarakat. Pada Minggu (22/2) siang, Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Sos., didampingi Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., menyerahkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp7.050.325.000 di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

​Penyaluran bantuan ini menyasar kelompok rentan hingga pelaku ekonomi mikro, mulai dari penyandang disabilitas, lansia, hingga penerima zakat produktif. Agenda kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Pasar Murah di Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, sebagai langkah pengendalian inflasi jelang Ramadan.

​Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa bantuan kali ini menggunakan skema ganda: perlindungan sosial (karitatif) dan stimulus kemandirian (pemberdayaan).

​”Bantuan karitatif difokuskan kepada kelompok rentan melalui program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) dan PKH Plus bagi lansia. Namun, pemerintah juga mendorong sisi pemberdayaan melalui zakat produktif dan akses permodalan Prokesra dengan bunga ringan 3 persen per tahun tanpa agunan bagi pelaku usaha,” ujar Khofifah.

​Ia menekankan bahwa bantuan modal melalui Bank UMKM dengan plafon hingga Rp50 juta diharapkan menjadi stimulus bagi masyarakat yang siap mengembangkan usahanya secara mandiri.

​Menanggapi langkah strategis tersebut, Bupati Malang H. M. Sanusi menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan. Ia menyebut sinergi antara Pemprov dan Pemkab ini sebagai bentuk orkestrasi pembangunan yang terintegrasi.

​”Perlindungan sosial harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan. Kami memaknai program ini sebagai upaya mendorong produktivitas serta memperkuat ketahanan keluarga. Bantuan tidak boleh berhenti di sifat karitatif saja,” tegas Bupati Sanusi.

​Selain bantuan untuk warga, apresiasi juga diberikan kepada para pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan sosial di lapangan.

​Usai penyerahan bansos, rombongan bertolak ke Taman Pelangi, Desa Dengkol, Singosari. Di sana, ratusan warga telah memadati Pasar Murah yang menjual kebutuhan pokok di bawah harga pasar.

​Gubernur Khofifah memberikan instruksi khusus agar pasar murah digelar dekat dengan permukiman penduduk, bukan di dalam pasar tradisional. Strategi ini diambil agar intervensi harga tidak mengganggu stabilitas ekosistem perdagangan di pasar utama, namun tetap memberikan manfaat langsung bagi rumah tangga.

​”Menjelang Ramadan ada dinamika kenaikan harga. Pasar murah ini adalah instrumen kita untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah,” tambah Khofifah.

​Rangkuman Intervensi Sosial dan Ekonomi:
​-Total Bansos: Rp 7.050.325.000.
​- Sasaran Utama: Lansia (PKH Plus), Disabilitas (ASPD), Yatim Berdaya, dan BUMDes.
​- Stimulus Usaha: Zakat produktif dan Kredit Prokesra (Bunga 3% per tahun).
​- Aksi Cepat: Pasar murah di titik pemukiman warga untuk pengendalian harga pangan.

(KIM)

Loading

Berita Terkait

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.
Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Berita Terbaru