BIREUEN, NGALAMUTAS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Gubernur Aceh Muzakkir Manaf, melakukan kunjungan peninjauan lokasi bencana banjir di Bireuen Minggu (7/12). Rombongan Presiden tiba menggunakan mobil Maung RI 1 berwarna putih, dikawal Paspampres, dan diikuti Bupati Bireuen H. Mukhlis serta pejabat terkait.
Pertama, Presiden melihat kondisi jembatan rangka baja Teupin Mane di jalan lintas nasional Bireuen–Takengon yang putus akibat banjir besar. Selanjutnya, ia melanjutkan kunjungan ke Gampong Beunyot, Kecamatan Juli, untuk memeriksa pembangunan jembatan Bailey sebagai akses sementara yang diharapkan segera membuka jalur ke dataran tinggi Gayo. Kerusakan jembatan utama telah membuat sejumlah wilayah terputus total selama beberapa hari.
Kunjungan berlanjut ke lokasi pengungsian di Km 8,5 Bireuen–Takengon, Gampong Bale Panah—salah satu daerah terdampak terparah. Di desa ini, 56 rumah hilang terseret banjir dan sembilan rumah tertimbun lumpur. Sebanyak 96 kepala keluarga di Dusun Alue U masih terisolasi karena jembatan gantung Kubang Itam, satu-satunya akses penyeberangan, putus pada 25 November 2025.
Sesampainya di lokasi, Presiden menyapa para pengungsi, bersalaman dengan warga, dan sempat makan di dapur umum tanggap darurat yang dikelola Kodam Iskandar Muda, Pemerintah Aceh, dan PLN. Kehadirannya disambut antusias warga yang berharap mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi.
Wakil Bupati Bireuen Ir. Razuardi mengatakan, Presiden tidak menyampaikan arahan khusus tetapi kehadirannya memberi harapan besar. Sementara itu, Keuchik Gampong Bale Panah Muntazar menyampaikan terima kasih dan berharap pemulihan rumah warga menjadi prioritas.
Setelah meninjau sejumlah titik bencana, Presiden dan rombongan kembali melalui jalur udara menggunakan helikopter dari kawasan Pante Baro menuju Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.
Sumber: Bireuen | Acehinfo
(Red)
![]()














