BANDA ACEH, NGALAMUTAS.COM – Presiden Prabowo Subianto telah meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk memecat Bupati Aceh Selatan Mirwan MS. Arahan ini disampaikan dalam rapat terbatas di Pos Pendamping Nasional Penanganan Bencana Alam Aceh di Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025).
Mirwan sebelumnya berangkat umrah tanpa izin saat wilayah yang ia pimpin masih menghadapi bencana banjir bandang dan longsor. Menurut Kapuspen Kemendagri Benni Irwan, dikutip dari Kompas.com, bupati itu mengaku tidak memiliki izin gubernur maupun Mendagri dan akan pulang hari berikutnya.
Sesuai aturan, kepala daerah wajib mengantongi izin sebelum melakukan perjalanan luar negeri. Permohonan perjalanan Mirwan bahkan telah ditolak melalui Surat Nomor 100.1.4.2/18413 tertanggal 28 November 2025 karena Aceh sedang dalam status tanggap darurat bencana hidrometeorologi, termasuk Aceh Selatan.
Dalam rapat yang disiarkan langsung di Youtube Sekretariat Presiden, Prabowo sempat mengapresiasi bupati Aceh yang hadir dan siap siaga menghadapi bencana, namun kemudian menyinggung Mirwan yang pergi beribadah di tengah situasi darurat. “Kalau yang mau lari, lari saja, tidak apa-apa. Copot langsung,” tegasnya.
Presiden juga membandingkan tindakan Mirwan dengan desersi di TNI. “Itu kalau tentara namanya desersi. Dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah. Itu tidak bisa,” ujarnya. Bahkan, ia bertanya kepada Menteri Luar Negeri Sugiono (sekjen Partai Gerindra) mengenai status Mirwan sebagai kader partai.
Penjelasan Bupati dan Tindakan Kemendagri
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyatakan Kemendagri akan memberikan sanksi apabila kepala daerah terbukti melakukan pelanggaran. “Jika dalam pemeriksaan Inspektorat Jenderal Kemendagri terdapat pelanggaran kewajiban maupun larangan, inspektorat dapat memberikan sanksi,” katanya, Senin (8/12/2025). Ia memastikan pemeriksaan segera dilakukan setelah Mirwan kembali ke Indonesia.
Diketahui, Mirwan sedang dalam perjalanan pulang dan transit di Kuala Lumpur pada Minggu (7/12/2025). Mendagri Tito Karnavian telah menelepon untuk memerintahkan ia segera kembali ke Tanah Air.
Dalam keterangan tertulis, Mirwan menyatakan keberangkatannya ke Tanah Suci merupakan untuk menunaikan nazar pribadi. Ia mengklaim telah memeriksa situasi Aceh Selatan sebelum berangkat dan memastikan seluruh OPD bekerja sesuai alur komando, dengan situasi yang terkendali.
Sumber: Kompas.com, Youtube Sekretariat Presiden
(Red)
![]()














