KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kota Malang menggelar pertemuan rutin koperasi yang dipadukan dengan peringatan Hari Ibu di Gang 6, Senggenggeng, Pakisaji, Kabupaten Malang, Minggu (28/12/2025).
Acara yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini menampilkan pemandangan unik, di mana seluruh pengurus, kader, hingga anggota kompak mengenakan busana kebaya sebagai simbol keanggunan dan pelestarian budaya Indonesia.
Ketua DPC Srikandi PP Kota Malang, Kiky Tutik Sundari, menegaskan bahwa momentum Hari Ibu tahun ini tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan, tetapi juga dengan aksi nyata kepedulian terhadap sesama anggota.
Dalam kesempatan tersebut, DPC Srikandi PP menyerahkan bantuan santunan kepada anggota yang sedang tertimpa musibah. Santunan diberikan kepada anggota yang rumahnya terdampak banjir, serta anggota yang anaknya mengalami musibah kecelakaan.
”Kami ingin memastikan bahwa Srikandi PP bukan sekadar organisasi, tapi sebuah keluarga. Saat ada saudari kita yang kesusahan, seperti yang tertimpa musibah banjir dan kecelakaan, kami hadir untuk meringankan beban mereka,” ujar Kiky Tutik Sundari di sela-sela acara.
Selain aksi sosial, suasana hangat terpancar dari berbagai perlombaan yang digelar, mulai dari fashion show kebaya, lomba psikologi (spikolok), hingga seni tari (dance). Untuk mempererat keakraban, seluruh peserta juga melakukan tradisi tukar kado yang dibawa masing-masing dari rumah.
Menariknya, apresiasi tidak hanya diberikan kepada para ibu. Para suami dari pengurus DPC Srikandi PP Kota Malang pun turut mendapatkan bingkisan menarik sebagai bentuk ucapan terima kasih atas dukungan mereka terhadap kiprah istri di organisasi.
Kiky Tutik Sundari menambahkan bahwa pertemuan rutin ini juga menjadi sarana penguatan ekonomi melalui unit koperasi Srikandi. Ia berharap peran perempuan dalam keluarga dan organisasi dapat terus seimbang.
”Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa perempuan Srikandi adalah sosok yang mandiri secara ekonomi lewat koperasi, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan memiliki empati sosial yang tinggi,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, memperlihatkan kekompakan kader berbaju loreng orange hitam yang memenuhi lokasi kegiatan di wilayah Pakisaji tersebut.
KIM
Ngalamutas.com
![]()














