Perempuan Asal Aceh Barat Daya Hilang Setelah Meninggalkan Rumah Tanpa Kabar

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH BARAT DAYA, NGALAMUTAS.COM – Seorang perempuan bernama Lida Ulfa (27), warga Desa Blang Makmur, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah tanpa kabar sejak Rabu malam (11/2/2026).

Laporan kehilangan diajukan suaminya, Jasmadi (27), ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Abdya pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Polisi telah menerbitkan Surat Tanda Laporan Kehilangan Orang dengan nomor: STLKO/011/II/2026/SPKT/Polres Aceh Barat Daya/Polda Aceh.

Dalam laporan yang diajukan, Lida disebutkan keluar dari rumahnya sekitar pukul 20.00 WIB tanpa berpamitan kepada keluarga. Sejak saat itu, ia tidak kembali dan tidak dapat dihubungi melalui sarana komunikasi apapun.

“Istri saya pergi malam itu tanpa memberi tahu. Sampai sekarang belum pulang dan tidak ada kabar,” ujar Jasmadi kepada petugas saat proses pembuatan laporan.

Lida Ulfa lahir di Blang Makmur pada 12 April 1999 dan bekerja sebagai ibu rumah tangga. Berdasarkan catatan polisi, ciri-ciri fisiknya adalah tinggi badan sekitar 158 sentimeter, rambut lurus pendek berwarna merah, mata hitam, kulit putih, memiliki tahi lalat di sebelah kanan wajah, serta bentuk wajah lonjong.

Masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Lida Ulfa diimbau untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi Call Center 110. Keluarga juga membuka akses informasi melalui nomor telepon 0812-3348-5195.

Hingga Kamis sore hari, keberadaan perempuan tersebut masih belum diketahui. Petugas polisi menyatakan bahwa proses pencarian dan penyelidikan masih terus berlangsung.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.
Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Berita Terbaru