Perangkat Desa Tewas Dibacok Tetangga yang Cemburu, Polisi Gelar Rekonstruksi 28 Adegan

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Istimewa

i

Poto Istimewa

TUBAN, NGALAMUTAS.COM – Seorang perangkat desa berinisial R (55) tewas dunia setelah dibacok oleh tetangganya berinisial W (50). Pelaku diduga marah karena menduga korban selingkuh dengan istrinya.

Kejadian yang terjadi pada Jumat (5/11/2025) di Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban baru direkonstruksi oleh polisi pada Senin (26/1/2026) di Mapolres Tuban, tiga bulan setelah peristiwa berlangsung.

Kasi Humas Polres Tuban Iptu Siswanto menyampaikan, total ada 28 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi, termasuk saat pelaku menghabisi nyawa korban dengan menggunakan parang.

“Rekonstruksi dilakukan untuk mengungkap kasus pembunuhan menjadi terang serta memperjelas kronologi kejadian,” ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga menghadirkan enam saksi dalam acara tersebut, di antaranya istri pelaku.

Menurut kronologi yang diungkapkan, kasus ini berawal saat pelaku merasa curiga dengan istrinya yang diduga memiliki hubungan spesial dengan korban. Karena sakit hati, pelaku menghampiri korban yang sedang mengambil air di penampungan desa, lalu langsung membacoknya tanpa basa-basi.

Korban sempat berhasil menghindar dan berlari, namun pelaku terus mengejar dan membacok berkali-kali hingga korban mengalami luka di bagian kepala, kaki, dan tangan. Akibatnya, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat ini, pelaku dijerat dengan Pasal 340 atau Pasal 338 KUHP Subsider Pasal 351 KUHP Ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru