Pengusaha Rokok Haji Her / Khairul Umam, Sukarela Memenuhi Undangan KPK Di Jakarta. 

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 04:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut tuntas kasus dugaan suap terkait importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pada Kamis, 9 April 2026, tim penyidik memanggil dan memeriksa seorang pengusaha rokok yang dikenal dengan nama Khairul Umam, atau akrab disapa Haji Her.

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik fokus mendalami detail prosedur dan mekanisme pengurusan pita cukai yang dilakukan oleh saksi. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah proses yang berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku atau terdapat penyimpangan.

Mendalami Kesesuaian dengan Aturan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa materi pemeriksaan kali ini berpusat pada teknis pelayanan dan pengurusan dokumen.

“Dalam pemeriksaan ini, penyidik mendalami bagaimana saudara Haji Her melakukan pengurusan cukai. Kami menelaah bagaimana mekanisme tersebut berjalan di lapangan, apakah sudah sesuai dengan prosedur dan regulasi terbaru yang berlaku di Ditjen Bea dan Cukai, atau terdapat kejanggalan,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Budi juga menyinggung bahwa kasus ini juga dikaitkan dengan temuan adanya peredaran rokok ilegal. Oleh karena itu, KPK tidak hanya memeriksa pihak terkait, tetapi juga menyiapkan pemanggilan terhadap sejumlah perusahaan rokok lainnya untuk memastikan legalitas produk yang diedarkan.

“Penyidik terus melakukan pendalaman kepada perusahaan-perusahaan yang mengurus pita cukai untuk keperluan distribusi produk mereka. Ini penting untuk memetakan alur yang benar dan yang menyimpang,” tambahnya.

Datang Secara Inisiatif

Dalam kesempatan terpisah, Haji Her membeberkan alasan dirinya sempat tidak hadir dalam panggilan sebelumnya. Ia mengaku saat surat panggilan diterima, dirinya sedang berada di luar kota.

“Surat panggilan tertanggal 1 April, namun baru diterima di kantor sore harinya. Saat itu posisi saya masih di luar kota,” ungkapnya.

Setelah mengetahui adanya panggilan resmi, pengusaha ini mengaku datang ke kantor KPK secara sukarela dan penuh inisiatif untuk memberikan keterangan yang jelas.

“Begitu tahu ada panggilan, saya langsung datang. Saya pun ingin tahu pasti, apa yang sebenarnya menjadi materi pertanyaan sehingga saya dipanggil,” tegas Haji Her.

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berlanjut dengan rencana pemanggilan saksi-saksi lainnya demi mengungkap fakta hukum secara utuh.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Pelatihan PHT dan Pengendalian OPT Tembakau Digelar di Desa Temengeng Blora
Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum
Anjungan Air Siap Minum Kota Malang Rusak Akibat Vandalisme, Tugu Tirta Angkat Bicara.
Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan
Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:14 WIB

Pelatihan PHT dan Pengendalian OPT Tembakau Digelar di Desa Temengeng Blora

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:29 WIB

Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:25 WIB

Anjungan Air Siap Minum Kota Malang Rusak Akibat Vandalisme, Tugu Tirta Angkat Bicara.

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:35 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Berita Terbaru