Pekerja Jasa Jerambah Gilimanuk: “Kami Beri Jasa, Bukan Pungli”

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Istimewa

i

Poto Istimewa

BALI, NGALAMUTAS.COM – Para pekerja jasa jerambah di dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan Gilimanuk mengangkat bicara menyusul viralnya tudingan pungutan liar (pungli) yang dialamatkan kepada mereka. Mereka menegaskan bahwa uang yang diterima merupakan imbalan atas jasa fisik yang diberikan demi keamanan kendaraan saat naik atau turun dari kapal.

Perwakilan pekerja jerambah, Muhammad Salim, menjelaskan bahwa layanan yang mereka berikan bertujuan membantu sopir kendaraan agar proses naik turun kapal berjalan lebih mudah dan aman. Menurutnya, tudingan pungli muncul akibat kesalahpahaman masyarakat yang menyebar di media sosial.

“Padahal kami memberikan jasa jerambah kepada kendaraan yang akan turun atau naik kapal agar akses lebih mudah dan aman,” jelas Salim pada Rabu (7/1/2026).

Jerambah yang dimaksud adalah tali kapal berukuran besar yang dilipat sedemikian rupa hingga menyerupai keset tebal. Alat ini diletakkan di antara landasan dermaga plengsengan dan pintu kapal (ramp door) untuk menjembatani perbedaan ketinggian, sehingga sasis kendaraan tidak terbentur saat melintas.

Salim menekankan bahwa operasional mereka dilakukan secara swadaya. “Kami menawarkan jasa, bukan pungli. Kami beli sendiri talinya, siang malam bekerja agar kendaraan mudah keluar-masuk kapal,” tegasnya.

Saat ini terdapat 28 pekerja yang menggantungkan hidup dari jasa ini, dibagi menjadi dua regu yang bekerja bergantian selama 24 jam. Tarif yang ditetapkan adalah Rp5.000 untuk truk dan Rp4.000 untuk kendaraan kecil. Pendapatan yang terkumpul akan dibagi rata kepada seluruh anggota setelah sebagian disisihkan untuk perawatan dan pembelian tali jerambah baru.

Untuk menghindari konflik di masa depan, para pekerja kini aktif berkoordinasi dengan pengelola Pelabuhan Gilimanuk, pihak kepolisian, serta rekan seprofesi di Pelabuhan Ketapang. Mereka berharap keberadaan jasa jerambah dipandang sebagai kearifan lokal yang membantu kelancaran logistik, bukan sebagai tindakan kriminal.

“Jika layanan ini dihentikan, puluhan pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga terancam kehilangan mata pencaharian,” tutup Salim.

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Polres Situbondo Amankan Tersangka Pembuat Petasan Sita 5,1 Kg Bubuk Mercon
Polres Ponorogo Pastikan Stok dan Harga Sembako Aman Jelang Idul Fitri
Kamp KKB di Nabarua Dibongkar Aparat Gabungan, Ratusan Amunisi dan Puluhan Juta Rupiah Diamankan
Polres Blitar Kota Launching SPPG YKB Cik Ditiro Siap Layani 1.500 Paket MBG
Polres Malang Amankan Komplotan Curanmor Asal Lampung Timur Saat Ramadan
Satgas Pangan Polresta Banyuwangi Ingatkan Swalayan Tarik Produk Hampir Kedaluwarsa
Dirres PPA-PPO Polda Jatim dan Bonek Peduli Salurkan Santunan di Panti Asuhan Al-Mu’min
Sumpah Advokat di PT Surabaya: Lahirnya Intelektual Muda Baru dari Leo Chien Long & Associates Law Firm.

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:10 WIB

Polres Situbondo Amankan Tersangka Pembuat Petasan Sita 5,1 Kg Bubuk Mercon

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:08 WIB

Polres Ponorogo Pastikan Stok dan Harga Sembako Aman Jelang Idul Fitri

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:06 WIB

Kamp KKB di Nabarua Dibongkar Aparat Gabungan, Ratusan Amunisi dan Puluhan Juta Rupiah Diamankan

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:03 WIB

Polres Blitar Kota Launching SPPG YKB Cik Ditiro Siap Layani 1.500 Paket MBG

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:54 WIB

Polres Malang Amankan Komplotan Curanmor Asal Lampung Timur Saat Ramadan

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:50 WIB

Dirres PPA-PPO Polda Jatim dan Bonek Peduli Salurkan Santunan di Panti Asuhan Al-Mu’min

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:56 WIB

Sumpah Advokat di PT Surabaya: Lahirnya Intelektual Muda Baru dari Leo Chien Long & Associates Law Firm.

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:10 WIB

Rigiditas Manajerial Fatayat NU: Kunci Akurasi Distribusi Santunan di Pekan Islami XIX PT ACA.

Berita Terbaru