Misteri Jenazah Mr X di Bendungan Sengguruh Terungkap, Ternyata Bocah yang Hilang Saat Bermain Air Hujan

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN MALANG, NGALAMUTAS.COM – Misteri penemuan jenazah berstatus Mr X di kawasan Bendungan Sengguruh akhirnya terungkap. Setelah melalui serangkaian pendalaman dan pemeriksaan forensik, jenazah tersebut dipastikan adalah OPR (13), bocah asal Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, yang sebelumnya dilaporkan hanyut.

Peristiwa tragis ini bermula pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 13.45 WIB. Saat itu, korban tengah bermain air hujan bersama tiga rekannya di sekitar saluran irigasi Desa Druju. OPR, pelajar kelas 1 SMPI Druju, diketahui duduk di bibir saluran sambil mengayun-ayunkan kaki ke aliran air, sementara tiga temannya yakni Elang (13), Fajar (13), dan adiknya Maulid Billy Rahardjo (9) berada tidak jauh. Hujan deras membuat debit air meningkat tajam, hingga tubuh korban terseret arus dan menghilang dalam hitungan detik. Upaya pencarian awal oleh teman-temannya tidak membuahkan hasil.

Seperti dikutip dari Sudutkota.id, jenazah korban akhirnya ditemukan pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 13.41 WIB di area penyekat enceng gondok aliran Sungai Lesti menuju Bendungan Sengguruh, wilayah perbatasan Kecamatan Kepanjen dan Kecamatan Pagelaran. Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan petugas keamanan Perum Jasa Tirta Bendungan Sengguruh dan langsung ditindaklanjuti oleh BPBD Kabupaten Malang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyampaikan bahwa pihaknya segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi setelah menerima laporan. Proses evakuasi melibatkan unsur gabungan BPBD, Basarnas, INAFIS Polres Malang, Polsek setempat, petugas Perum Jasa Tirta, relawan, hingga tim SAR.

Awalnya identitas korban belum diketahui dan dinyatakan sebagai Mr X, sehingga jenazah dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk pemeriksaan forensik. Hasil visum luar memperkirakan korban telah meninggal sekitar 2 hingga 4 hari sebelum ditemukan. Pemeriksaan sidik jari kemudian menunjukkan kecocokan dengan cap tiga jari pada ijazah milik korban, sehingga petugas meyakini jenazah adalah OPR.

Tim SAR bersama Polsek Sumbermanjing Wetan dan perangkat Desa Druju segera berkoordinasi dengan keluarga, yang kemudian menerima hasil identifikasi tersebut. Pada Sabtu pagi (21/2/2026), jenazah dijemput keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Dengan teridentifikasinya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh potensi SAR dikembalikan ke satuan masing-masing. “Atas nama tim dan seluruh unsur yang terlibat, kami menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kerja sama semua pihak,” pungkas Sadono.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.
Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Berita Terbaru