Menelisik Orang Besar di Balik Proyek Jalan Perbatasan Tubaba – Way Kanan

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG, NGALAMUTAS.COM – Dua proyek jalan di perbatasan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dan Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, menjadi sorotan publik, termasuk media online, LSM, dan masyarakat umum pada tahun 2025.

Proyek Panaragan (Tubaba) – Tegal Mukti dan Tajab (Way Kanan), yang meliputi jalan hotmix dan drainase, menelan anggaran sekitar Rp 29 miliar dari APBD Provinsi Lampung. Proyek ini terbagi menjadi dua paket:

– Paket 1: Ruas jalan di Tiyuh Panaragan, Tubaba, dikerjakan oleh CV Sinar Alam Perkasa (CV SAP) dengan nilai kontrak Rp 14,5 miliar.
– Paket 2: Ruas Tegal Mukti–Tajab, Way Kanan, dikerjakan oleh CV Rosen Construction (CV RC) dengan nilai kontrak Rp 14,6 miliar.

Proyek ini menuai kritik karena dugaan mark-up dan kualitas rendah. Laporan-laporan yang beredar menyoroti adanya indikasi mark-up anggaran dan pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, sehingga kualitas jalan menjadi pertanyaan besar. Selain itu, muncul dugaan bahwa kedua perusahaan pemenang tender, CV SAP dan CV RC, menyerahkan pengerjaan proyek kepada pihak ketiga.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap kualitas pengerjaan jalan pada Oktober 2025.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas BMBK merespons isu ini melalui media sosial. BMBK Lampung menyatakan komitmennya untuk meningkatkan konektivitas dan keselamatan jalan di wilayah pelosok. Mereka juga menjelaskan bahwa perbaikan di ruas Tegal Mukti–Tajab adalah rekonstruksi jalan, bukan sekadar tambal sulam.

Namun, isu yang lebih menarik muncul dari kalangan pejabat dinas terkait. Terdapat bisik-bisik yang menyebutkan bahwa proyek ini melibatkan seorang tokoh berpengaruh di Lampung, yang kekuasaannya bahkan melebihi Gubernur Lampung. Isu ini perlu ditelusuri lebih dalam agar tidak menjadi fitnah dan berpotensi menimbulkan masalah hukum bagi tokoh yang bersangkutan.
(LS)

Berita Terkait

Momentum Sumpah Pemuda 2026, SMKN 12 Malang Gelar Sosialisasi Hukum Season 2, Cegah Bullying Sejak Dini
Jelang Hari Sumpah Pemuda, 40 Ormas Satukan Tekad Jaga Malang Tetap Kondusif
Terminal Arjosari Dipersoalkan, A-DRONE dan Paguyuban Angkot Minta Alternatif OD Trans Jatim
SMKN 12 Malang Gandeng Cakra Gandhiwa Law Office Edukasi Hukum Kepada Siswa 
Perkuat Daya Saing BUMD, Pemkab Malang Luncurkan Corporate Debit Card ATM Garudeya.
Kesepakatan Damai Tercapai dalam Kasus SMPN 18 Malang, Penerbitan SP3 Dinantikan
Ruwat Murwakala di Mangliawan, Ikhtiar Batin Warga Memohon Keselamatan Desa
Perdana Digelar Februari 2027, Malang Run Festival Targetkan 2.000 Pelari

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Momentum Sumpah Pemuda 2026, SMKN 12 Malang Gelar Sosialisasi Hukum Season 2, Cegah Bullying Sejak Dini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Jelang Hari Sumpah Pemuda, 40 Ormas Satukan Tekad Jaga Malang Tetap Kondusif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terminal Arjosari Dipersoalkan, A-DRONE dan Paguyuban Angkot Minta Alternatif OD Trans Jatim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:52 WIB

SMKN 12 Malang Gandeng Cakra Gandhiwa Law Office Edukasi Hukum Kepada Siswa 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:18 WIB

Perkuat Daya Saing BUMD, Pemkab Malang Luncurkan Corporate Debit Card ATM Garudeya.

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:49 WIB

Ruwat Murwakala di Mangliawan, Ikhtiar Batin Warga Memohon Keselamatan Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:12 WIB

Perdana Digelar Februari 2027, Malang Run Festival Targetkan 2.000 Pelari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Akhmad Fahrurrozi Wibowo Pimpin KNPI Kota Malang, Konsolidasi OKP Jadi Prioritas

Berita Terbaru