Lantik Pengurus Baru, Fatayat NU Karangploso Perkuat Sinergi Ulama-Umara dan Bentengi Keluarga dari Dampak Digital.

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus PAC Fatayat NU Karangploso Kabupaten Malang, periode 2025-2029. (foto : Aliya)

i

Pengurus PAC Fatayat NU Karangploso Kabupaten Malang, periode 2025-2029. (foto : Aliya)

KABUPATEN MALANG, NGALAMUTAS.COM – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Karangploso resmi memulai masa khidmat 2025–2029. Prosesi pelantikan jajaran pengurus di bawah kepemimpinan Ika Muthohharoh, S.Pd berlangsung khidmat di Aula PPAI An Nahdliyah, Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (25/1/2026).

​Momentum ini menandai babak baru bagi aktivis perempuan Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah tersebut untuk lebih adaptif terhadap tantangan zaman, mulai dari isu ketahanan keluarga hingga penguatan ekonomi kreatif.

​Ketua MWC NU Karangploso, Gus Nadzlil Khoir, dalam arahannya menekankan bahwa Fatayat bukan sekadar organisasi sosial, melainkan “software” atau piranti lunak penggerak jemaah. Ia membekali pengurus baru dengan empat pilar tagline organisasi: Tangguh, Berdaya, Berkarya, dan Berakhlakul Karimah.

Momentum foto bersama para tokoh, tamu undangan dan pengurus PAC Fatayat NU Karangploso. (foto : Aliya )

​”Kader Fatayat harus tangguh secara mental, terutama dalam menyaring informasi agar tidak termakan hoaks. Sebagai perempuan dengan peran ganda—ibu, istri, sekaligus aktivis—ketangguhan adalah modal utama istiqomah dalam perjuangan,” tegas Gus Nadzlil.

​Ia juga mengingatkan bahwa organisasi harus menjadi wadah pengembangan keterampilan (skill) yang memberikan kemaslahatan nyata bagi masyarakat luas, sesuai prinsip Khairunnas anfauhum linnas.

​Hadir memberikan dukungan penuh, Ketua TP-PKK Karangploso, Dilla Marendra H. Irawan, menyoroti keunikan struktur kepemimpinan di Karangploso saat ini. Beliau menyebut sinergi antara Fatayat dan GP Ansor akan sangat solid karena ketua kedua organisasi tersebut merupakan pasangan suami-istri.

​”Sinergi di Karangploso ini unik karena berada dalam ‘satu rumah’. Ini modal kuat untuk menyelaraskan gerakan pemuda Nahdliyin,” ujar istri Camat Karangploso tersebut.

Ketua MWC NU Karangploso, Gus Nadzil Khoir memberikan arahan kepada pengurus yang dilantik. (foto : Aliya)

​Dilla juga menyampaikan pesan krusial mengenai pola asuh anak di era digital. Ia mengingatkan para ibu untuk waspada terhadap fenomena “Setan Gepeng” atau ketergantungan pada smartphone.

​”Di zaman sekarang, pilihan pendidikan dan arah masa depan anak harus tetap berada dalam kendali ibu dengan cara yang tepat. Kita harus membentengi anak-anak agar tidak kehilangan arah di tengah arus informasi yang terlalu bebas,” imbuhnya sembari mengajak Fatayat berkolaborasi aktif dalam program-program PKK.

Ketua TP-PKK Kecamatan Karangploso, Dilla Marendra H Irawan, menyampaikan sambutan di depan para pengurus PAC Fatayat NU Karangploso periode 2025-2029. (foto : Aliya)


​Tidak sekadar pelantikan, PAC Fatayat NU Karangploso langsung menunjukkan langkah konkret dengan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah pihak strategis. Langkah ini diambil untuk memperluas jejaring kemitraan dalam program pemberdayaan perempuan dan pendidikan.

​Acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur Harlah ke-103 NU dan penampilan seni dari grup Banjari. Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Muslimat NU, GP Ansor, IPNU-IPPNU, serta jajaran akademisi dari STAINU Malang.

(Aliya)

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.
Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Berita Terbaru