Kota Malang Raih Peringkat Ke-7 Nasional, Predikat Menuju Kota Bersih 2026

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG (JAWA TIMUR), NGALAMUTAS.COM – Kota Malang meraih pencapaian gemilang dengan menempati peringkat ke-7 terbaik nasional dalam pengelolaan sampah dalam ajang “Menuju Kota Bersih 2026”. Penghargaan tersebut diterima Pemerintah Kota Malang pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang langsung menerima penghargaan tersebut, mencatat nilai kinerja sebesar 71,45 dan membuat Kota Malang masuk dalam daftar 35 kabupaten/kota terbaik se-Indonesia. Di tingkat Provinsi Jawa Timur, kota ini menempati posisi kedua.

Dalam sambutannya, Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat atas kontribusi yang diberikan dalam menjaga kebersihan kota. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan sistem pengelolaan sampah yang ditingkatkan secara konsisten, mulai dari upaya pengurangan sampah di sumber, proses pengolahan, hingga peningkatan partisipasi publik.

“Penghargaan ini menjadi persembahan bagi masyarakat Kota Malang. Semoga semakin meningkatkan kesadaran bersama dalam menyelesaikan persoalan sampah,” ujarnya setelah menerima penghargaan yang diserahkan Menteri Lingkungan Hidup.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas perangkat daerah, dukungan dari petugas kebersihan, serta keterlibatan aktif warga masyarakat menjadi faktor kunci dalam peningkatan performa pengelolaan sampah di Kota Malang.

Ke depan, Pemerintah Kota Malang berkomitmen untuk memperkuat implementasi program kebersihan yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, antara lain Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Program ini diharapkan dapat mendorong kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Dengan pencapaian peringkat ke-7 nasional ini, Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah serta menjaga konsistensi dalam upaya mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.
Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Berita Terbaru