Komisi B DPRD Kota Malang Soroti Anomali Operasional WTP Sungai Bango, Desak Audit Teknis PJT I.

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Stabilitas ketahanan air bersih di Kota Malang kembali menjadi sorotan setelah instalasi Water Treatment Plant (WTP) Sungai Bango milik Perum Jasa Tirta (PJT) I mengalami disfungsi operasional yang berulang. Menanggapi fenomena ini, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, memberikan catatan kritis terkait sistem mitigasi bencana dan keandalan infrastruktur air baku di wilayah tersebut.

​Gangguan teknis ini tercatat bermula pada rentang 19 hingga 28 Februari 2026 akibat kerusakan pada panel elektrikal dan pompa distribusi. Meski sempat beroperasi pasca-perbaikan, layanan kembali terhenti akibat sedimentasi ekstrem yang menimbun pompa intake setelah intensitas hujan tinggi di wilayah hulu.

​Bayu Rekso Aji menilai bahwa peristiwa tertimbunnya dua unit pompa intake oleh lumpur merupakan indikator lemahnya sistem proteksi infrastruktur terhadap dinamika hidrologi sungai. Menurutnya, pengelolaan air baku di era perubahan iklim menuntut kesiapan teknologi yang lebih dari sekadar pemeliharaan rutin.

​”Peristiwa ini harus menjadi evaluasi serius. Infrastruktur pengambilan air (intake) seharusnya memiliki sistem perlindungan (protection system) dan mekanisme penanganan sedimentasi yang akseleratif. Kita tidak bisa membiarkan proses produksi lumpuh total hanya karena fluktuasi cuaca yang sebenarnya bisa diprediksi secara saintifik,” ujar Bayu dalam keterangan resminya, Kamis (05/02/2025).

​Secara akademis, Bayu menyoroti tingginya kadar kekeruhan (turbidity) air baku pasca-hujan deras yang melampaui ambang batas efisiensi pengolahan. Hal ini, menurutnya, mencerminkan perlunya integrasi manajemen daerah aliran sungai (DAS) dari hulu ke hilir untuk meminimalisir beban polutan fisik pada instalasi WTP.

​Meskipun Perumda Tugu Tirta memastikan distribusi ke pelanggan tetap terjaga melalui diversifikasi sumber air lain, Komisi B tetap memandang urgensi stabilitas WTP Sungai Bango sebagai pilar pendukung utama ( buffer ) kebutuhan air kota.

​”Ketersediaan air bersih adalah basic needs sekaligus hak konstitusional warga. Pengelolaan sumber air harus memiliki reliability yang tinggi. Kami akan meminta penjelasan komprehensif dari Perum Jasa Tirta I mengenai roadmap perbaikan dan rencana mitigasi jangka panjang agar deviasi operasional seperti ini tidak menjadi preseden buruk,” tegas Bayu.

​Rencana Pemanggilan Pihak Terkait
​DPRD Kota Malang melalui Komisi B berencana memanggil jajaran direksi PJT I untuk membedah audit teknis pada fasilitas WTP Sungai Bango. Fokus utama pemanggilan tersebut mencakup:

​- Audit Infrastruktur dengan meninjau kelayakan panel dan sistem mekanikal-elektrikal yang sempat rusak selama 8 hari.

​- Standard Operating Procedure (SOP) Krisis yaitu mengevaluasi kecepatan respons operator saat terjadi peningkatan debit sedimen.

​- Investasi Teknologi, mendorong penerapan teknologi pre-sedimentation yang lebih adaptif terhadap karakteristik Sungai Bango.

​Langkah ini diambil guna memastikan bahwa kolaborasi antara penyedia air baku (PJT I) dan distributor (Perumda Tugu Tirta) berjalan dalam koridor profesionalisme yang menjamin hak konsumen atas air bersih yang berkualitas dan berkelanjutan.

(KIM)

Loading

Berita Terkait

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan
Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:35 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:51 WIB

Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terbaru