Kepala SPPG Lampung Timur Ditangkap, Diduga Menculik dan Mencabuli Siswi SD – Mengaku Punya Ketertarikan pada Anak-Anak.

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR, NGALAMUTAS.COM – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lampung Timur berinisial DD (29) berhasil ditangkap tim Reserse Mobil (Resmob) Polsek Purbolinggo pada Selasa (3/3/2026) sore. Penangkapan dilakukan di halaman parkir sebuah minimarket saat pelaku baru selesai berbelanja.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan pada Kamis (5/3/2026) lalu, DD mengaku nekat melakukan tindakan penculikan dan pencabulan karena dirinya memiliki ketertarikan pada anak-anak. “Saya suka sama anak kecil,” ucapnya saat dimintai keterangan.

Pelaku mengaku menyadari bahwa obsesinya tersebut merupakan penyimpangan, namun belum pernah melakukan konsultasi atau pemeriksaan ke dokter sehingga tidak ada diagnosis yang jelas terkait kondisi dirinya. “Belum pernah (berobat),” katanya singkat.

DD baru menjabat sebagai kepala SPPG Kecamatan Purbolinggo selama 7 bulan dan kini mengaku sangat menyesal atas perbuatannya. “Saya menyesal Pak, menyesal,” ujarnya.

Kapolsek Purbolinggo AKP Irwan Susanto mengungkapkan bahwa peristiwa penculikan dan pencabulan terhadap korban siswi SD berusia 9 tahun tersebut terjadi pada 30 Januari 2026. “Benar, DD kemarin (Selasa) kami tangkap atas kasus tersebut. DD kami amankan tanpa perlawanan dan telah mengakui perbuatannya,” terangnya.

Irwan menambahkan bahwa DD pernah melakukan tindakan serupa pada korban lain dengan memilih target secara acak. “Dia ini nggak ada target, jadi random aja. Kalau dia suka, itu jadi targetnya. Dari penyelidikan juga diketahui pelaku pernah melakukan perbuatan serupa di lokasi lain namun gagal karena ada perlawanan dari korban,” jelasnya.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Sadis! Tak Hanya Dipukul, Remaja di Kelurahan Sisir Disulut Rokok Saat Pertemuan di Lapangan Arjuno.
Pengamanan Jumat Agung, Polres Kediri Pastikan Ibadah Berjalan Kondusif
Polresta Malang Kota Siagakan 500 Personel Layanan Pengamankan Ibadah Jumat Agung
Jeritan Petani Poncokusumo: Di Balik Manisnya Jeruk, Ada Pahitnya Aksi Penjarahan.
Perkuat Diplomasi Pendidikan, PITI Malang Raya Usulkan Akses Beasiswa Khusus ke Konjen Tiongkok.
Perkuat Sinergi, Konjen Tiongkok Temui Pemkot Malang dan Tokoh Organisasi Tionghoa.
Momen Hangat Dua Mantan Kepala Daerah: Abah Anton Puji Rendra Kresna sebagai Magnet Pemersatu.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat: Rendra Kresna Adalah Guru Politik dan Mentor Terbaik Saya.

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 13:04 WIB

Sadis! Tak Hanya Dipukul, Remaja di Kelurahan Sisir Disulut Rokok Saat Pertemuan di Lapangan Arjuno.

Jumat, 3 April 2026 - 11:44 WIB

Pengamanan Jumat Agung, Polres Kediri Pastikan Ibadah Berjalan Kondusif

Jumat, 3 April 2026 - 11:41 WIB

Polresta Malang Kota Siagakan 500 Personel Layanan Pengamankan Ibadah Jumat Agung

Jumat, 3 April 2026 - 08:38 WIB

Jeritan Petani Poncokusumo: Di Balik Manisnya Jeruk, Ada Pahitnya Aksi Penjarahan.

Jumat, 3 April 2026 - 01:32 WIB

Perkuat Diplomasi Pendidikan, PITI Malang Raya Usulkan Akses Beasiswa Khusus ke Konjen Tiongkok.

Kamis, 2 April 2026 - 23:08 WIB

Momen Hangat Dua Mantan Kepala Daerah: Abah Anton Puji Rendra Kresna sebagai Magnet Pemersatu.

Kamis, 2 April 2026 - 22:57 WIB

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat: Rendra Kresna Adalah Guru Politik dan Mentor Terbaik Saya.

Kamis, 2 April 2026 - 22:48 WIB

Gelar Halalbihalal ‘Klangenan’, Rendra Kresna: Mari Bicara Kepentingan Malang Raya, Bukan Ego Kelompok.

Berita Terbaru