BATAM, NGALAMUTAS.COM – Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, Batam. Tug boat Mega terbalik saat menjalankan tugas memandu kapal tanker Kyparissia berbendera Malta pada Jumat (6/3) siang, menyisakan satu korban hilang dan tiga orang meninggal dunia.
Hingga Sabtu (7/3) siang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Yusuf Tankin, kru kapal yang menjabat sebagai second engineer. Korban diduga terjebak di dalam tug boat yang terbalik di perairan dekat jetty perusahaan tersebut.
Informasi dari lapangan menyebutkan, pada malam setelah kejadian tim penyelam sempat mendengar suara ketukan dari dalam badan kapal. Ketukan tersebut diduga berasal dari korban yang masih hidup dan mencoba meminta pertolongan.
Namun proses penyelaman terkendala kondisi sekitar kapal yang dipenuhi tumpahan minyak dan oli. Suara ketukan tidak lagi terdengar setelah tug boat tersebut tenggelam sepenuhnya.
Sejumlah sumber di lapangan menyayangkan lambatnya proses penanganan awal, mengingat di area galangan terdapat peralatan berat seperti crane yang dinilai dapat membantu evakuasi dengan lebih cepat.
Kecelakaan tersebut terjadi antara pukul 13.30 hingga 14.00 WIB saat tug boat sedang mengawal kapal Kyparissia. Tiga jenazah telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Aini, Batuaji.
Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo, menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman dan belum bisa membenarkan detail kejadian secara resmi karena belum ada laporan formal yang masuk.
“Kami belum bisa membenarkan adanya kejadian tersebut karena sejauh ini belum ada laporan resmi yang masuk kepada kami,” ujarnya saat dikonfirmasi.
LS – Ngalamutas.com
![]()







