Kecelakaan Dini Hari di Simpang Tiga S.P. Sudarmo Malang: Mahasiswi 21 Tahun Meninggal Dunia.

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

MALANG, NGALAMUTAS.COM – Sebuah peristiwa kecelakaan lalu lintas yang memilki dan merenggut nyawa terjadi di persimpangan strategis Simpang Tiga Jalan S.P. Sudarmo – Jalan Sulfat, Kota Malang, pada Jumat dini hari (5/6/2026). Seorang mahasiswi berusia 21 tahun bernama Sonia Jainatus meninggal dunia setelah kendaraan yang ditumpanginya dihantam oleh sebuah mobil sedan saat sedang berhenti menunggu lampu lalu lintas berubah.

Tragedi berlangsung tepat sekitar pukul 03.13 WIB. Saat itu, sepeda motor jenis Honda Vario dengan nomor polisi N 4951 EGI dikendarai oleh Riqfan Adi Santoso. Di belakangnya duduk Sonia Jainatus, warga Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Kendaraan tersebut sedang berhenti tertib di persimpangan, menunggu giliran melintas, ketika datang ancaman dari arah utara.

Sebuah mobil sedan Mitsubishi bermerek nomor N 1759 KQ yang dikemudikan Fitzy Annizhar diketahui melaju dari arah utara ke selatan. Dalam kondisi tersebut, pengemudi mobil diduga kehilangan fokus atau kurang berkonsentrasi saat mengendalikan kendaraannya, sehingga tidak sempat mengerem atau menghindar. Akibatnya, mobil itu langsung menabrak sepeda motor yang sedang diam di tempat.

Benturan yang terjadi begitu keras, menyebabkan Sonia mengalami cedera serius pada bagian kepala. Korban segera mendapatkan pertolongan pertama dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar Kota Malang untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya. Namun, nyawa gadis muda itu tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia saat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Ipda Eko Prasetyo. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal, pihak kepolisian memiliki dugaan kuat mengenai penyebab utama insiden tersebut.

“Dari hasil penyelidikan sementara, diduga kuat pengemudi mobil kurang konsentrasi saat berkendara. Akibatnya, ia tidak menyadari adanya sepeda motor Honda Vario yang sedang berhenti menunggu lampu merah di depannya hingga terjadilah tabrakan,” ungkap Ipda Eko.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dampak hantaman itu membuat penumpang motor mengalami luka berat di kepala. Meski tim medis telah berupaya maksimal, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Hingga saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan penyebab pasti dan kronologi lengkap kejadian. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari memeriksa saksi mata, meneliti rekaman di lokasi, hingga mengumpulkan barang bukti yang ada.

“Kami masih menjalani proses penyelidikan lebih lanjut agar seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap dengan jelas dan akurat,” tambah Eko.

Di akhir keterangannya, pihak kepolisian kembali mengingatkan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan raya. Ia mengingatkan pentingnya menjaga fokus penuh, mematuhi segala rambu dan peraturan lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik dan kesehatan dalam keadaan prima sebelum mengemudi.

“Hal ini menjadi sangat krusial terutama saat berkendara pada dini hari. Pada jam-jam tersebut, tingkat kewaspadaan manusia cenderung menurun dan kelelahan mudah menyerang, sehingga risiko kecelakaan menjadi lebih besar,” pesan Ipda Eko sebagai penutup.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru