Hilang Tiga Bulan, Pelajar 15 Tahun di Parepare Ditemukan, Ternyata Dibawa Kabur Pacar dan Sudah Hamil

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE, NGALAMUTAS.COM – Nasib tragis menimpa seorang pelajar wanita berinisial AA (15), warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan, yang dilaporkan hilang selama tiga bulan terakhir. Setelah pencarian intensif, AA akhirnya ditemukan dalam keadaan tengah hamil. Ternyata, ia dibawa kabur oleh pacarnya sendiri, AF (17), hingga ke Kabupaten Bantaeng.

Keberadaan keduanya berhasil dilacak dan diamankan oleh pihak kepolisian di tempat persembunyian mereka di wilayah Kecamatan Pajukukang, Bantaeng, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 03.30 WITA.

Berpamitan ke Sekolah, Tak Pulang-Pulang

Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Muh Agus Purwanto, membenarkan kasus ini. Menurutnya, pelaku membawa lari korban tanpa sepengetahuan dan izin dari orang tua korban sejak Januari 2026 lalu.

“Kami berhasil mengamankan terduga pelaku di Bantaeng. Motifnya, pelaku membawa lari korban karena korban saat ini dalam keadaan hamil dua bulan akibat perbuatan pelaku,” ujar Agus kepada awak media, Kamis (16/4/2026).

Diketahui, kasus ini terungkap setelah orang tua korban melaporkan kehilangan anaknya pada Senin (12/1) lalu. Saat itu, korban yang merupakan warga Kecamatan Bacukiki Barat berpamitan hendak pergi ke sekolah seperti biasa. Namun, hingga waktu yang lama ditunggu, AA tidak kunjung kembali ke rumah dan tak ada kabar keberadaannya.

Kasus Pencabulan

Kejadian ini tentu mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, kedua belah pihak masih tergolong di bawah umur, namun korban kini sudah mengandung anak dari pelaku. Polisi menyebutkan bahwa pelaku membawa kabur korban dengan motif menutupi kehamilan tersebut.

Saat ini, kedua belah pihak sudah diamankan dan proses hukum sedang berjalan. Pelaku akan diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku, termasuk dugaan tindak pidana pencabulan karena korban masih di bawah umur.

LS – Ngalamutas.co

Loading

Berita Terkait

Pelatihan PHT dan Pengendalian OPT Tembakau Digelar di Desa Temengeng Blora
Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum
Anjungan Air Siap Minum Kota Malang Rusak Akibat Vandalisme, Tugu Tirta Angkat Bicara.
Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan
Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:14 WIB

Pelatihan PHT dan Pengendalian OPT Tembakau Digelar di Desa Temengeng Blora

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:29 WIB

Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:25 WIB

Anjungan Air Siap Minum Kota Malang Rusak Akibat Vandalisme, Tugu Tirta Angkat Bicara.

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:35 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Berita Terbaru