Galodo Kembali Melanda Kecamatan Tanjung Raya, Agam – Jalan Ditutup Sementara Akibat Luapan Sungai Muaro Pisang

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN AGAM (SUMATERA BARAT), NGALAMUTAS.COM –  Kembali menghadapi bencana galodo pada Kamis (25/12) sore. Kali ini, luapan air terjadi di Sungai Muaro Pisang yang terletak di Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, sebagai akibat intensitas hujan yang cukup tinggi yang mengguyur kawasan tersebut.

Akibat luapan sungai tersebut, akses jalan di sekitar lokasi terdampak terpaksa ditutup sementara demi keselamatan warga. Material lumpur dan air yang melimpah menutupi badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan apapun.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kabupaten Agam, Abdul Gafur, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa luapan sungai terjadi dalam waktu singkat namun telah berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat. “Benar, telah terjadi luapan Sungai Muaro Pisang di Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Untuk sementara, jalan di sekitar lokasi kita tutup,” ujarnya.

Menurut Abdul Gafur, penutupan jalan dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat debit air sungai masih berpotensi meningkat jika hujan kembali turun. Selain itu, kondisi arus yang deras juga dinilai membahayakan pengguna jalan.

Saat ini, BPBD Agam telah berkoordinasi dengan pemerintah nagari, aparat kecamatan, serta unsur terkait lainnya untuk melakukan pemantauan dan penanganan awal di lokasi kejadian. “Petugas sudah turun ke lapangan untuk memantau kondisi terkini dan memastikan tidak ada korban jiwa. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menghindari lokasi terdampak,” jelasnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa galodo kali ini. Namun, warga diminta untuk tetap siaga mengingat wilayah Tanjung Raya merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap bencana galodo, terutama saat musim hujan dengan curah hujan tinggi.

BPBD Agam juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor ke pihak berwenang jika terjadi peningkatan debit air atau tanda-tanda bencana susulan.

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur
Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.
Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.
DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang
Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.
Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kecelakaan Lalu Lintas, Satu Pengendara Motor Tewas
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:22 WIB

Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20 WIB

DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:56 WIB

Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:32 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas, Satu Pengendara Motor Tewas

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:05 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Berita Terbaru