Cita-Cita Jadi Kiai Berhenti di Tengah Jalannya, Bocah Sukabumi Meninggal dengan Luka Bakar Misterius

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Istimewa

i

Poto Istimewa

SUKABUMI, NGALAMUTAS.COM – Anwar Satibi (38) tak mampu menyembunyikan rasa duka mendalam saat menceritakan cita-cita mulia putra sulungnya, NS (12). Bocah asal Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, ditemukan meninggal dunia dengan luka bakar misterius di beberapa bagian tubuhnya.

Anwar menerangkan bahwa NS memiliki keinginan kuat untuk menjadi seorang kiai agar bisa berdakwah dan mengajak pada kebaikan. Demi mengejar cita-cita tersebut, korban yang kini duduk di kelas 1 SMP sudah setahun terakhir mengenyam pendidikan di pesantren sekaligus sekolah formal.

“Almarhum memiliki cita-cita beda dengan orang lain, dia ingin jadi kiyai,” kata Anwar saat ditemui awak media di RS Bhayangkara TK II Setukpa Polri Kota Sukabumi, Jumat (20/2/2026) siang.

Poto Istimewa

Anwar mengenang, lima hari sebelum mengembuskan napas terakhir, putranya masih tampak ceria dan bahkan sempat diajak jalan-jalan untuk menghabiskan waktu bersama. Dalam kesehariannya, NS dikenal sebagai anak yang rajin dan sangat berbakti. Anwar menyebut putranya sering mengungkapkan rasa syukur atas sekecil apa pun yang diberikan.

“Sampai kemarin saya pulang terus saya kasih uang Rp 50.000 rupiah, alhamdulillah terus sama dia (NS) di kesiniin (jidat) alhamdulillah katanya buat nanti bekal di pesantren,” tutur Anwar.

Kini, keceriaan itu sirna dan menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga. Anwar menegaskan dirinya ingin penyebab kematian sang anak terungkap secara terang benderang, sehingga memberikan izin kepada pihak kepolisian untuk melakukan otopsi.

Poto Istimewa

“Harapan saya kalau memang ini terbukti biar jadi efek jera, kita harus ingat negara kita ini negara hukum, apa pun perlakuan manusia di muka bumi ini tentunya itu harus bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Anwar.

Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk memastikan apakah luka bakar pada tubuh korban berkaitan langsung dengan penyebab kematian atau ada faktor lain.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Polda Jatim Tindak Tegas Produsen MinyaKita Nakal, Isi Tak Sesuai Kemasan
Polda Jatim Ungkap Produksi MinyaKita Ilegal, Empat Orang Ditetapkan Tersangka
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra
Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari
Mandiri Ekonomi, Cara DPC Srikandi PP Kota Malang Terjemahkan Perjuangan Kartini.
Target Besar DPD PAN Kabupaten Malang Memecah Kebuntuan Kursi DPRD Melalui Sosok Visioner Abah Makhrus.
Polantas Menyapa : Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara
Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 08:20 WIB

Polda Jatim Tindak Tegas Produsen MinyaKita Nakal, Isi Tak Sesuai Kemasan

Rabu, 22 April 2026 - 08:19 WIB

Polda Jatim Ungkap Produksi MinyaKita Ilegal, Empat Orang Ditetapkan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 08:17 WIB

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra

Selasa, 21 April 2026 - 16:52 WIB

Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari

Selasa, 21 April 2026 - 12:28 WIB

Mandiri Ekonomi, Cara DPC Srikandi PP Kota Malang Terjemahkan Perjuangan Kartini.

Selasa, 21 April 2026 - 05:52 WIB

Polantas Menyapa : Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara

Selasa, 21 April 2026 - 05:51 WIB

Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol

Selasa, 21 April 2026 - 05:49 WIB

Cetak Auditor Tangguh, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Tuntaskan Pelatihan Sispamobvitnas

Berita Terbaru