Cegah Abrasi, Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Tanam Mangrove dan Berbagi Bansos: Sentuhan Humanis Calon Bhayangkara di Pesisir Lamongan

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 01:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, NGALAMUTAS.COM – Semangat pengabdian terpancar dari puluhan Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim. Mereka hadir di Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, bukan sekadar untuk program ‘Live In’, melainkan untuk menorehkan jejak kebaikan di tengah masyarakat pesisir.

Para calon Bintara Polri ini tak hanya membaur dalam kehidupan sehari-hari warga, namun juga beraksi nyata dalam dua kegiatan penting: pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove dan bakti sosial dengan pembagian sembako bagi rukun nelayan setempat.

Kegiatan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari Latihan Kerja (Latja) dan ‘Live In’ yang bertujuan mengaplikasikan ilmu kepolisian sekaligus mengasah kepekaan sosial para siswa. Mereka diharapkan mampu memahami dan merasakan langsung permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Sebelum terjun ke lapangan, para siswa menerima arahan di Mapolres Lamongan. Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., melalui Pamapta Polres Lamongan, Ipda Wahyudi, menekankan pentingnya komunikasi efektif sebagai fondasi utama tugas kepolisian.

“Kunci utama dalam program Latja dan ‘Live In’ ini adalah komunikasi. Terapkan 5S: Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun,” pesan Ipda Wahyudi dengan semangat, Minggu (9/11).

Berbekal arahan tersebut, salah satu kelompok siswa bergegas menuju kediaman M. Alif Fauzi, Ketua Rukun Nelayan Sedayu Lawas, yang menjadi mentor mereka selama program berlangsung. Di sinilah, para siswa benar-benar merasakan denyut kehidupan masyarakat pesisir.

Sejak dini hari, mereka telah berbaur dengan warga, mulai dari sholat Subuh berjamaah, mengaji, hingga membantu kegiatan rumah tangga. Namun, interaksi paling berkesan terjadi di bibir muara sungai, tempat pertahanan desa dari ancaman abrasi.

Didampingi M. Alif Fauzi, para siswa diajak menyisir keindahan ekosistem mangrove yang mulai menghijau. Mereka tak hanya melihat, namun juga mendapatkan edukasi mendalam tentang pentingnya pelestarian pesisir.

“Di tempat ini masih terdapat dua jenis pohon mangrove utama, yaitu mangrove Avicennia atau yang dikenal sebagai ‘si api-api’, dan mangrove Rhizopora,” jelas Alif, sembari menunjukkan perbedaan kedua jenis mangrove tersebut.

Alif memfokuskan edukasi pada jenis Rhizopora, yang menurutnya lebih mudah dibibitkan dan ditanam. Manfaatnya pun sangat besar, mulai dari meningkatkan produksi oksigen hingga menjadi garda terdepan pencegah abrasi tanah.

“Keunikannya tidak berhenti di situ. Pohon mangrove ini juga memiliki nilai ekonomi, bisa dimanfaatkan sebagai bahan olahan roti, bedak, hingga sirup,” imbuhnya, membuat para siswa semakin antusias.

Salah seorang Siswa Diktukba, Maulana Wibowo, bersama kelompoknya, tak ragu turun langsung ke lahan berlumpur di bibir sungai. Mereka mempraktikkan cara pembibitan dan menanam pohon Rhizopora bersama para nelayan dan pegiat lingkungan setempat.

“Pengetahuan tentang mangrove ini adalah pengalaman baru yang sangat berharga bagi kami. Kegiatan ‘Live In’ ini benar-benar membuka wawasan,” ungkap Maulana Wibowo dengan antusias.

Aksi para siswa tak berhenti pada pelestarian lingkungan. Sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan implementasi Polri yang humanis, mereka juga menyerahkan bantuan sosial (bansos) berupa beras kepada masyarakat Rukun Nelayan Sedayu Lawas melalui M. Alif Fauzi dan pegiat lingkungan setempat.

Seluruh rangkaian kegiatan ‘Live In’ ini dipantau dan didampingi oleh Kepala Desa Sedayu Lawas, Heni Fikawati. Ia menyambut baik program SPN Polda Jatim yang dinilai memberikan dampak positif bagi desa dan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat baik, bukan hanya berdampak pada lingkungan desa kami, tapi juga dapat membentuk karakter para siswa yang peduli terhadap lingkungan dan sesama,” ujar Heni Fikawati.

Di tempat terpisah, Waka SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra, menjelaskan bahwa program Live In ini diharapkan dapat membentuk karakter para siswa sehingga mampu menjadi anggota Polri yang peka, solutif, dan benar-benar mengerti denyut nadi masyarakat.

“Kami berharap, pengalaman beradaptasi dan berinteraksi langsung dengan isu lingkungan serta sosial kemasyarakatan ini benar-benar membekali mereka. Kelak, mereka mampu menjadi anggota Polri yang peka, solutif, dan humanis,” pungkasnya. (Humas/LS)

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru