BIREUEN (ACEH), NGALAMUTAS.COM – Pada Selasa (2/12/2025), jembatan Bailey yang disiapkan sebagai pengganti sementara Jembatan Kuta Blang yang runtuh akibat banjir besar tiba di lokasi pembangunan di Awe Geutah, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen. Kehadiran jembatan darurat ini menjadi langkah cepat pemerintah daerah dan pusat dalam menanggulangi terputusnya jalur nasional Medan–Banda Aceh yang sebelumnya terganggu oleh kerusakan jembatan utama.
Proses pemasangan jembatan Bailey saat ini sedang dilakukan secara intensif oleh petugas dari berbagai instansi terkait. Pekerjaan ini dilakukan dengan tujuan agar jalur transportasi utama tersebut dapat segera difungsikan kembali. Infrastruktur darurat ini dipandang sebagai solusi penting untuk membuka kembali akses transportasi dan distribusi logistik ke seluruh wilayah Aceh, terutama untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan kelancaran bantuan kemanusiaan pasca bencana.
Jembatan Bailey merupakan jembatan sementara yang terbuat dari rangka baja yang dirancang untuk dapat dipasang dengan cepat dan tahan terhadap beban lalu lintas. Pemasangan di lokasi Awe Geutah ini diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat, sehingga mobilitas masyarakat, kendaraan logistik, serta bantuan kemanusiaan dapat kembali berjalan lancar seperti sediakala.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bireuen menyampaikan bahwa pihaknya terus bekerja keras agar proses pemasangan ini dapat selesai secepatnya. Ia menambahkan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan solusi jangka pendek yang penting untuk memastikan jalur utama tetap dapat diakses sementara menunggu pembangunan jembatan permanen yang lebih kokoh dan tahan bencana.
Bencana banjir yang melanda Aceh beberapa hari lalu memang menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur jalan dan jembatan. Namun, langkah cepat dan terencana dari pemerintah menunjukkan komitmen untuk memulihkan kondisi wilayah dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
Diharapkan, dengan adanya jembatan Bailey ini, jalur nasional Medan–Banda Aceh dapat kembali berfungsi penuh dalam waktu dekat, mendukung kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di wilayah Aceh.
Sumber: Acehinfo
(Red)
![]()







