Banjir Landa 39 Titik di Malang: Wali Kota Ungkap Penyebab Utama – Saluran Tersumbat Sampah

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG KOTA, NGALAMUTAS.COM –
Kota Malang dilanda banjir di 39 titik. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengungkap penyebab utama banjir yang melanda sejumlah wilayah saat hujan deras, dipicu oleh endapan sampah yang menimbulkan sedimentasi di dalam saluran air hingga menyumbat aliran.

“Air tidak bisa masuk ke dalam, padahal saluran sudah kami buat dan ada bak kontrol, tetapi sedimen sampah yang ada di sana sangat tinggi sekali,” kata Wahyu seusai meninjau warga terdampak banjir di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (5/12/2025).

Wahyu menyebut endapan sedimen akibat sumbatan sampah salah satunya ditemukan di saluran air di kawasan Jalan Letjen Sutoyo. Temuan itu didapat saat ia turun langsung meninjau titik-titik banjir.

Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang langsung menyiapkan langkah pengerukan sedimen untuk membuka kembali jalur aliran air agar banjir serupa tidak terulang. Selain sedimentasi akibat sampah, Wahyu mengungkapkan banjir juga dipicu oleh kondisi bozem di Tunggulwulung yang sudah tidak mampu lagi menampung tingginya debit air. “Kalau bozem ini luber, ya kami pasti bisa memprediksi Malang akan banjir,” ujarnya.

Di sisi lain, Wahyu menyebut saat ini Pemkot Malang juga tengah membangun proyek drainase di kawasan Jalan Soekarno-Hatta yang membentang dari sisi utara ke selatan. Pembangunan ini dibarengi dengan proyek sodetan menuju Jalan Kedawung dan Jalan Letjen Sutoyo, yang termasuk wilayah terdampak banjir kemarin. Proyek tersebut ditujukan untuk mengurai genangan dan mengatasi persoalan banjir di Kota Malang.

Wahyu optimistis jika seluruh pembangunan drainase rampung, persoalan banjir di Kota Malang bisa tertangani pada 2026. Meski demikian, ia menegaskan penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat menjaga lingkungan.

Sumber: JPNN.com

(Red)

Loading

Berita Terkait

Dirres PPA-PPO Polda Jatim dan Bonek Peduli Salurkan Santunan di Panti Asuhan Al-Mu’min
Sumpah Advokat di PT Surabaya: Lahirnya Intelektual Muda Baru dari Leo Chien Long & Associates Law Firm.
Rigiditas Manajerial Fatayat NU: Kunci Akurasi Distribusi Santunan di Pekan Islami XIX PT ACA.
Pasang Police Line Polres Lumajang Tangani Longsor di Tempursari Kendaraan Berat Dilarang Melintas
Polres Bondowoso Maksimalkan Pengaturan Lalu Lintas Pascaputusnya Jembatan Sukowiryo
Polres Mojokerto Amankan 3 Orang Matel yang Rampas Pajero di Sooko
​”Putusan MK Pasal 21: Kemenangan Intelektualitas Bagi Advokat, Jurnalis, dan Aktivis.
Manifestasi Kepedulian Korporasi: Hari Perdana PT ACA Sasar Ratusan Anak Yatim di Sumawe, Gedangan, dan Bantur.

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:50 WIB

Dirres PPA-PPO Polda Jatim dan Bonek Peduli Salurkan Santunan di Panti Asuhan Al-Mu’min

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:56 WIB

Sumpah Advokat di PT Surabaya: Lahirnya Intelektual Muda Baru dari Leo Chien Long & Associates Law Firm.

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:10 WIB

Rigiditas Manajerial Fatayat NU: Kunci Akurasi Distribusi Santunan di Pekan Islami XIX PT ACA.

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:52 WIB

Pasang Police Line Polres Lumajang Tangani Longsor di Tempursari Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:50 WIB

Polres Bondowoso Maksimalkan Pengaturan Lalu Lintas Pascaputusnya Jembatan Sukowiryo

Senin, 2 Maret 2026 - 21:08 WIB

​”Putusan MK Pasal 21: Kemenangan Intelektualitas Bagi Advokat, Jurnalis, dan Aktivis.

Senin, 2 Maret 2026 - 11:26 WIB

Manifestasi Kepedulian Korporasi: Hari Perdana PT ACA Sasar Ratusan Anak Yatim di Sumawe, Gedangan, dan Bantur.

Senin, 2 Maret 2026 - 10:15 WIB

Semangat Ramadhan, Polwan Polres Bondowoso Tebar 500 Takjil di Pasar Induk

Berita Terbaru