Adik Pedagang Satai Bunuh Kakak, Insiden Mengemparkan Warga Lungbenda Palimanan.

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi TKP, adik tusuk kakak di gempol ( Poto Istimewa)

i

Lokasi TKP, adik tusuk kakak di gempol ( Poto Istimewa)

CIREBON, NGALAMUTAS.COM – Peristiwa pembunuhan di antara dua bersaudara menggemparkan warga Lungbenda, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon pada Selasa (17/2/2026). Pelaku yang merupakan pedagang satai di wilayah tersebut terbukti telah membunuh kakak kandungnya.

Kapolsek Gempol Polresta Cirebon, Rynaldi Nurwan, membenarkan adanya kasus pembunuhan korban FS (42 tahun) oleh adik kandungnya SPD (34 tahun). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ketika aktivitas penjualan satai baru akan dimulai.

“Benar ada insiden antara adik dan kakak hingga menyebabkan korban jiwa,” ujar Kapolsek kepada wartawan pada Rabu (18/2/2026).

Menurut informasi yang diterima, peristiwa dimulai ketika pelaku tengah menyiapkan daging untuk dijual di usaha keluarga yang selama ini dikelola bersama. Saat itu korban datang terlambat, yang kemudian memicu terjadinya cekcok antara keduanya.

“Pengakuan dari pelaku, ada korban datang terlambat kemudian bertengkar hebat,” jelas Rynaldi.

Dilansir dari keterangan pihak kepolisian, karena kesal, pelaku yang saat itu sedang memegang pisau langsung mengujamkan senjata tajam ke tubuh korban sebanyak lima kali.

Warga yang menyaksikan kejadian segera memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan sebelum mendapatkan penanganan medis.

“Akibat luka di seluruh badan, nyawa korban tidak tertolong sebelum ditangani oleh tim medis,” ungkapnya.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Gempol untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih tengah mendalami motif di balik pembunuhan tersebut dan juga akan melakukan pemeriksaan psikologis terhadap pelaku.

“Sudah kami amankan di Polsek Gempol dan kami juga lakukan tes psikologis pelaku untuk memastikan mentalnya,” pungkas Kapolsek Rynaldi Nurwan.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Polda Jatim Tindak Tegas Produsen MinyaKita Nakal, Isi Tak Sesuai Kemasan
Polda Jatim Ungkap Produksi MinyaKita Ilegal, Empat Orang Ditetapkan Tersangka
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra
Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari
Mandiri Ekonomi, Cara DPC Srikandi PP Kota Malang Terjemahkan Perjuangan Kartini.
Target Besar DPD PAN Kabupaten Malang Memecah Kebuntuan Kursi DPRD Melalui Sosok Visioner Abah Makhrus.
Polantas Menyapa : Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara
Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 08:20 WIB

Polda Jatim Tindak Tegas Produsen MinyaKita Nakal, Isi Tak Sesuai Kemasan

Rabu, 22 April 2026 - 08:19 WIB

Polda Jatim Ungkap Produksi MinyaKita Ilegal, Empat Orang Ditetapkan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 08:17 WIB

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra

Selasa, 21 April 2026 - 16:52 WIB

Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari

Selasa, 21 April 2026 - 12:28 WIB

Mandiri Ekonomi, Cara DPC Srikandi PP Kota Malang Terjemahkan Perjuangan Kartini.

Selasa, 21 April 2026 - 05:52 WIB

Polantas Menyapa : Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara

Selasa, 21 April 2026 - 05:51 WIB

Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol

Selasa, 21 April 2026 - 05:49 WIB

Cetak Auditor Tangguh, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Tuntaskan Pelatihan Sispamobvitnas

Berita Terbaru