KOTA MALANG-NGALAMUTAS.COM — Peringatan HUT ke-81 TNI di Kota Malang, Jawa Timur, turut diwarnai kegiatan olahraga dan silaturahmi melalui Open Tournament Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI Tahun 2026 yang digelar di Makodim 0833/Kota Malang, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pehobi domino, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara prajurit TNI, keluarga besar TNI, komunitas olahraga domino, dan masyarakat.
Turnamen yang diselenggarakan melalui kolaborasi Pengcab ORADO Kota Malang dengan Kodim 0833/Kota Malang itu diikuti peserta dari wilayah Kota Malang maupun berbagai daerah di sekitar Malang.
Khusus peserta dari wilayah Kota Malang, tercatat sebanyak 68 peserta ambil bagian dalam pertandingan. Para peserta berkompetisi untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp11,5 juta, serta piala dan piagam penghargaan.
Menariknya, peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran atau alias gratis. Sistem pertandingan yang diterapkan adalah sistem gugur, sehingga setiap peserta dituntut mampu menjaga konsentrasi dan menyusun strategi sejak pertandingan dimulai.
Pertandingan berlangsung meriah. Para peserta tampak serius membaca peluang dan menentukan langkah di meja pertandingan, namun suasana tetap berlangsung tertib dengan mengedepankan sportivitas dan persaudaraan.
Pelaksanaan turnamen di Makodim 0833/Kota Malang juga terhubung melalui video conference (vidcon) dengan pelaksanaan turnamen domino serupa di sejumlah daerah di Indonesia.
Keterhubungan tersebut membuat kegiatan di Kota Malang menjadi bagian dari momentum bersama dalam menyemarakkan HUT ke-81 TNI melalui olahraga domino.
Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Dedy Azis mengatakan, turnamen domino tidak semata-mata menjadi arena kompetisi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana membangun komunikasi dan kebersamaan.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga bagaimana kita membangun kebersamaan, menjunjung sportivitas, dan mempererat silaturahmi dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI,” ungkap Dedy.
Menurutnya, permainan domino dapat menciptakan ruang interaksi yang lebih cair antara prajurit dan masyarakat. Dalam suasana pertandingan, peserta dapat berkomunikasi dan berbaur tanpa mengesampingkan aturan serta nilai sportivitas.
Dedy menilai, kegiatan semacam itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan antara TNI dan masyarakat melalui kegiatan positif.
Sementara itu, Ketua Harian Pengcab ORADO Kota Malang M. Soleh dalam sambutannya menyampaikan bahwa turnamen tersebut tidak hanya berorientasi pada perebutan juara.
Menurut Soleh, kegiatan itu merupakan bagian dari upaya mengembangkan olahraga domino agar semakin sportif, tertib, profesional, dan mampu melahirkan prestasi.
“Turnamen hari ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk membangun dan mengembangkan olahraga domino yang sportif, tertib, profesional, dan berprestasi,” kata Soleh.
Ia menjelaskan, permainan domino membutuhkan sejumlah kemampuan, antara lain konsentrasi, ketelitian, strategi, kesabaran, serta kemampuan mengambil keputusan.
Nilai-nilai tersebut, menurut Soleh, dapat menjadi bagian dari pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari.
“Karena itu, mari kita tunjukkan bahwa domino dapat menjadi olahraga yang mampu mempertemukan masyarakat, membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, dan melahirkan prestasi,” ujarnya.
Soleh juga memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara Pengcab ORADO Kota Malang dengan Kodim 0833/Kota Malang dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.
Menurutnya, kerja sama tersebut bukan sekadar berkaitan dengan pelaksanaan pertandingan, tetapi menjadi bentuk sinergi organisasi olahraga dengan institusi TNI dalam menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.
“Ini adalah bentuk sinergi antara organisasi olahraga dan institusi TNI dalam menciptakan kegiatan positif yang dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, bersilaturahmi, dan membangun persatuan,” tuturnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan olahraga maupun kegiatan positif lainnya.
Sementara itu, Kepada seluruh peserta, Ketua Pengcab Orado Kota Malang, Ja’far Sodiq juga mengingatkan agar pertandingan dijalankan dengan sungguh-sungguh tanpa menghilangkan nilai persaudaraan.
Ia meminta peserta mematuhi aturan pertandingan, menghormati perangkat pertandingan dan lawan, serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Karena sesungguhnya kemenangan yang paling berarti bukan hanya ketika kita membawa pulang piala, tetapi ketika kita mampu menjaga nama baik, kehormatan, dan persaudaraan dalam sebuah pertandingan,” katanya.
Ja’far Sodiq menambahkan, peserta yang berhasil menjadi juara diharapkan tidak menjadikan kemenangan sebagai akhir perjalanan, melainkan sebagai motivasi untuk terus berkembang.
Sementara peserta yang belum memperoleh hasil terbaik diminta tidak berkecil hati karena setiap pertandingan merupakan bagian dari proses belajar dan meningkatkan kemampuan.
Open Tournament Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI Tahun 2026 di Makodim 0833 Kota Malang tersebut terbuka bagi peserta dari berbagai daerah. Kehadiran peserta dari luar Kota Malang turut memperluas ruang silaturahmi antarpehobi domino.
Dengan sistem pertandingan gugur, setiap peserta harus mampu mempertahankan permainan terbaik sejak babak awal. Selain memperebutkan hadiah uang tunai, peserta juga berkesempatan membawa pulang piala dan piagam penghargaan.
Bagi ORADO Kota Malang, turnamen tersebut diharapkan menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan domino sebagai olahraga yang dapat dikembangkan melalui pertandingan yang terukur, tertib, dan menjunjung sportivitas.
Di sisi lain, bagi Kodim 0833/Kota Malang, kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI yang dikemas melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Dari meja pertandingan domino, semangat kompetisi dipertemukan dengan silaturahmi. Kolaborasi ORADO dan Kodim 0833 Kota Malang pun diharapkan dapat membuka ruang kegiatan olahraga dan kemasyarakatan yang berkelanjutan.
Pewarta : Silla
Editor : Kim
![]()







