MADAS Serumpun Malang Raya Konsisten Santuni Anak Yatim dan Duafa, Asyhadi Tegaskan Komitmen Sosial Bulanan

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG-NGALAMUTAS.COM-Ormas Madura Asli (MADAS) Daerah Anak Serumpun menggelar kegiatan Silaturahmi Keluarga Besar MADAS sekaligus santunan anak yatim dan kaum duafa, bertempat di kediaman Abah Juhari, Gadang 10B, Sukun, Kota Malang, Minggu (20/9/2026), tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, santunan tidak hanya diberikan kepada anak-anak yatim, tetapi juga menyasar kaum duafa. Bantuan disalurkan dalam bentuk uang tunai dan sembako sebagai wujud kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Ketua DPC MADAS Serumpun Malang Raya, Asyhadi, menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari agenda rutin organisasi yang akan terus dilaksanakan setiap bulan.

Menurutnya, keberlangsungan program santunan menjadi salah satu bentuk komitmen MADAS Serumpun dalam menjaga hubungan sosial dengan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan internal organisasi.

“Rutinan bulanan tetap kita jalankan. Setiap satu bulan sekali, kegiatan santunan anak yatim dan kaum duafa harus tetap berjalan. Kegiatan sosial kepada masyarakat tetap menjadi prioritas kami,” tegas Asyhadi.

Ia menjelaskan, komitmen tersebut tidak boleh berhenti hanya karena adanya dinamika maupun perbedaan di lingkungan organisasi. Baginya, kepedulian terhadap sesama dan pengabdian kepada masyarakat merupakan nilai yang perlu terus dijaga.

Asyhadi juga mengingatkan seluruh anggota MADAS agar senantiasa berhati-hati dalam bersikap maupun berbicara, terutama di tengah dinamika organisasi yang saat ini telah berkembang menjadi tiga kelompok.

Ia mengajak seluruh anggota untuk tetap mengedepankan etika, menjaga komunikasi, serta tidak menjatuhkan atau menjelek-jelekkan organisasi lain.

Menurutnya, perbedaan organisasi tidak seharusnya menjadi alasan untuk memutus tali persaudaraan. Sebaliknya, setiap anggota perlu menunjukkan kedewasaan dalam berorganisasi dengan tetap menjaga rasa hormat dan hubungan baik dengan berbagai pihak.

“Kita harus lebih berhati-hati dalam bersikap dan berbicara. Jangan sampai menjatuhkan atau menjelek-jelekkan ormas lain. Berbeda ormas, tetapi tetap satu komando dalam menjaga persaudaraan dan kondusivitas,” pesannya.

Ia berharap seluruh keluarga besar MADAS Serumpun Malang Raya dapat terus menjaga kekompakan internal tanpa mengabaikan pentingnya hubungan harmonis dengan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Kegiatan santunan anak yatim dan kaum duafa menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para penerima bantuan.

Penyaluran uang tunai dan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan penerima manfaat, sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan semangat kebersamaan.

Bagi anak-anak yatim dan kaum duafa, perhatian serta dukungan sosial dari lingkungan sekitar merupakan bentuk kepedulian yang memiliki arti penting. Karena itu, kegiatan semacam ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan dapat terus berlanjut secara konsisten.

Melalui kegiatan tersebut, MADAS Serumpun Malang Raya juga berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial.

Asyhadi berharap kegiatan silaturahmi dan santunan dapat terus menjadi agenda bulanan yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia mengajak seluruh anggota untuk berpartisipasi aktif, menjaga kebersamaan, serta mendukung program sosial organisasi.

Menurutnya, soliditas organisasi tidak hanya ditunjukkan melalui kekompakan antaranggota, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang dirasakan masyarakat.

Dengan tetap mengutamakan kegiatan sosial, menjaga etika dalam berorganisasi, dan membangun hubungan harmonis dengan berbagai elemen masyarakat, MADAS Serumpun Malang Raya diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Kegiatan silaturahmi dan santunan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat persaudaraan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam membantu anak yatim, kaum duafa, dan masyarakat yang membutuhkan perhatian bersama.

Pewarta : Silla

Editor     : Cristanto/Kim

Loading

Berita Terkait

Piala Panglima TNI Diperebutkan, Open Tournament Domino ORADO 101 Digelar di Kodim 0833
Sam Tito: Kekerasan terhadap Anak Bukan Sekadar Persoalan Internal Sekolah
Ayah Tedja Soroti Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, JKJT Desak Pemeriksaan Menyeluruh
Proyek Saluran Irigasi di Desa Ngasinan Disorot, Papan Informasi dan K3 Dipertanyakan
Hari Tani Nasional 2026, Polres Kediri Bersama HKTI dan Petani Gelar Gerakan Tanam Jagung
Dirut PT KIM Resmikan Masjid Riyadlul Jannah Al Amer, Cita-Cita Sejak Kuliah Terwujud
Isu Mikutopia Ambil Air Warga Dibantah Kades Tulungrejo: Sumbernya Berbeda
Perjuangan 26 Tahun Berbuah Manis, 37 KK Dusun Gerdu Kota Batu Terima Akta Hibah

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 04:44 WIB

Piala Panglima TNI Diperebutkan, Open Tournament Domino ORADO 101 Digelar di Kodim 0833

Sabtu, 26 September 2026 - 10:58 WIB

Sam Tito: Kekerasan terhadap Anak Bukan Sekadar Persoalan Internal Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 03:36 WIB

Ayah Tedja Soroti Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, JKJT Desak Pemeriksaan Menyeluruh

Kamis, 24 September 2026 - 23:17 WIB

Proyek Saluran Irigasi di Desa Ngasinan Disorot, Papan Informasi dan K3 Dipertanyakan

Kamis, 24 September 2026 - 13:32 WIB

Dirut PT KIM Resmikan Masjid Riyadlul Jannah Al Amer, Cita-Cita Sejak Kuliah Terwujud

Selasa, 22 September 2026 - 23:05 WIB

Isu Mikutopia Ambil Air Warga Dibantah Kades Tulungrejo: Sumbernya Berbeda

Selasa, 22 September 2026 - 22:53 WIB

Perjuangan 26 Tahun Berbuah Manis, 37 KK Dusun Gerdu Kota Batu Terima Akta Hibah

Selasa, 22 September 2026 - 22:33 WIB

Dugaan Public Shaming di Media Sosial, SMSI Malang Raya Dampingi A Mengadu ke Polresta

Berita Terbaru