Cegah Gangguan Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Desa Rembang Kepuh Dampingi Petani Jagung

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 04:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, NGALAMUTAS.COM — Hasil panen yang baik tidak ditentukan saat jagung dipetik, melainkan jauh sebelumnya ketika tanaman dirawat dan berbagai potensi gangguan mulai diantisipasi.

Atas dasar itu, Bhabinkamtibmas Desa Rembang Kepuh Polsek Ngadiluwih Polres Kediri, Aipda Alfan Mahendra, turun langsung ke lahan pertanian warga di Desa Rembang Kepuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, untuk mendampingi petani dalam perawatan tanaman jagung.

Di tengah hamparan tanaman yang terus berkembang, diskusi berlangsung seputar kondisi lahan, perkembangan tanaman, hingga langkah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi serangan hama dan pertumbuhan gulma yang berpotensi memengaruhi produktivitas panen.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan yang terus dijalankan Polres Kediri bersama masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lahan pertanian juga menjadi sarana menyerap berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi petani secara langsung.

Aipda Alfan mengatakan keberhasilan ketahanan pangan tidak lepas dari perhatian terhadap proses budidaya yang dilakukan petani sejak awal hingga masa panen.

“Sering kali persoalan di lahan baru terlihat ketika tanaman mulai terdampak. Karena itu pendampingan dan komunikasi dengan petani penting dilakukan agar berbagai kendala bisa diketahui lebih awal dan segera dicari solusinya,” ujar Aipda Alfan.

Beliau menambahkan, keterlibatan anggota kepolisian dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat menjaga produktivitas pangan di daerah.

“Ketahanan pangan dibangun dari banyak hal, salah satunya memastikan petani dapat menjalankan proses budidaya dengan baik. Ketika hasil pertanian terjaga, manfaatnya juga dirasakan oleh masyarakat secara luas,” tambah Aipda Alfan.

Bagi para petani, perhatian terhadap detail-detail kecil di lahan sering menjadi pembeda antara panen yang berhasil dan hasil yang kurang optimal. Karena itu, koordinasi dan pendampingan yang terus berjalan diharapkan dapat membantu menjaga produktivitas pertanian di Desa Rembang Kepuh.

(Yanto)

Loading

Berita Terkait

Polda Jatim Ungkap 3.157 Kasus Narkoba Semester I Tahun 2026, Selamatkan 2,79 Juta Jiwa dari Bahaya Narkotika
Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Seorang Pria Asal Semarang Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Hotel di Blora, Diduga Serangan Jantung
Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Komdigi Ingatkan Ancaman Disinformasi AI
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bakkes Layani 2.500 Warga di RS Bhayangkara Jombang
Sambut Hari Bhayangkara ke -80 Polres Situbondo Salurkan Bantuan Alsintan untuk Kelompok Tani
Polres Gresik Bedah Rumah Purnawirawan Polri di Driyorejo, Kado Hari Bhayangkara ke – 80
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi Kediri Turu Dampingi Petani Jagung

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:44 WIB

Polda Jatim Ungkap 3.157 Kasus Narkoba Semester I Tahun 2026, Selamatkan 2,79 Juta Jiwa dari Bahaya Narkotika

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:42 WIB

Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:39 WIB

Seorang Pria Asal Semarang Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Hotel di Blora, Diduga Serangan Jantung

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:29 WIB

Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Komdigi Ingatkan Ancaman Disinformasi AI

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:16 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bakkes Layani 2.500 Warga di RS Bhayangkara Jombang

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:10 WIB

Polres Gresik Bedah Rumah Purnawirawan Polri di Driyorejo, Kado Hari Bhayangkara ke – 80

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:06 WIB

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi Kediri Turu Dampingi Petani Jagung

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:14 WIB

Pelatihan PHT dan Pengendalian OPT Tembakau Digelar di Desa Temengeng Blora

Berita Terbaru