KONAWE SELATAN (SULAWESI TENGGARA), NGALAMUTAS.COM – Sebuah peristiwa kejahatan rumah tangga yang memilukan terjadi di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Seorang pria berinisial IS (28) telah ditangkap pihak kepolisian lantaran diduga melakukan penganiayaan dengan kejam terhadap istrinya sendiri, AS (24), yang berujung pada kematian korban. Peristiwa ini mengundang keterkejutan publik, terlebih diketahui pelaku sempat melakukan tindakan tak lazim, yakni memandikan dan merawat jasad istrinya setelah nyawanya melayang.
Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun pada Minggu (31 Mei 2026), terlihat jelas momen saat pelaku digiring petugas kepolisian menuju kantor hukum. Dalam rekaman visual tersebut, IS tampak mengenakan kaos berwarna hitam dan celana pendek, dengan kedua tangannya terikat rapi menggunakan lakban sebagai bagian dari prosedur pengamanan.
Tidak hanya dibawa ke kantor polisi, pelaku juga dikembalikan ke lokasi kejadian untuk proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Di bawah pengawasan ketat aparat, IS terlihat memperagakan kembali rangkaian peristiwa serta tindakan penyiksaan yang dilakukannya terhadap korban hingga akhirnya menyebabkan kematian.
Menanggapi kasus ini, Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan tersangka guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap seluruh fakta peristiwa,” ungkap AKP Welliwanto Malau saat memberikan keterangan pers, Minggu (31/5/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan identifikasi yang dilakukan tim penyidik, ditemukan sejumlah bukti fisik yang memperkuat dugaan tindak kekerasan tersebut. Terdapat luka-luka berupa memar dan lebam yang tersebar di bagian wajah serta lengan korban, yang didapatkan akibat perlakuan kasar pelaku. Berbekal temuan tersebut, pihak kepolisian segera menggerakkan tim penyelidikan untuk menelusuri jejak dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Hingga saat ini, proses pengembangan kasus masih berlangsung untuk mengungkap motif lengkap serta kronologi pasti di balik tragedi rumah tangga yang menyita perhatian masyarakat ini.
LS – Ngalamutas.com
![]()







