Kesal Jalan Rusak Diabaikan, Sekelompok Warga Kerja Bakti Perbaiki Jalan Berlubang Secara Swadaya

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA, NGALAMUTAS.COM – Gara-gara tak kunjung diperbaiki pemerintah, sekelompok warga dari beberapa desa di Kecamatan Cepu, diantaranya dari desa, Gadon, desa Cabean, desa Kentong, dan desa Mulyorejo,Kecamatan Cepu, Blora. Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Segiyono ( Kades Mulyorejo). Nekat patungan swadaya berupa uang, dan matrial untuk menambal jalan rusak, dan berlubang sepanjang hampir satu kilometer secara mandiri.

​Aksi swadaya oleh sekelompok warga ini, menyasar jalan utama padat pengendara. Ruas jalan yang diperbaiki membentang dari desa Mulyorejo, melintas Kelurahan Tambakromo, hingga depan kantor Kantor Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah yang menghubungkan, Kabupaten Bojonegoro, provinsi Jawa Jawa Timur.

​Perwakilan sekelompok warga yang enggan disebut namanya ini, mengungkapkan bahwa inisiatif ini muncul karena kondisi aspal yang penuh lubang dalam telah berulang kali memicu kecelakaan dan merugikan aktivitas warga dari berbagai daerah.

​”Sering ada yang jatuh. Bahkan ada yang sampai luka parah, hingga meninggal dunia, karena menghindari lubang. Banyak warga akhirnya terpaksa memutar mencari jalan lain yang lebih bagus. Karena kasihan, sekelompok warga yang sering nongkrong disebuah warung akhirnya berinisiatif, “Ayo didandani dewe ae (ayo diperbaiki sendiri saja),” ujar wakil sekelompok warga itu, saat diwawancarai awak media, Selasa (19/5/2026).

​Gerakan ini murni mengandalkan dana swadaya yang dikumpulkan oleh sekelompok warga dari beberapa desa tersebut.

Proses pengerjaannya dilakukan secara gotong royong pada malam hari, Minggu, ( 23/5/2026 ), pukul 21.00 – 23.15 WIB, dengan tujuan, disampping adem, juga lumayan sepi pengendara. Dengan alat seadanya seperti cangkul, sekrop, arko, dll.

​”Kami cor manual dengan semen, dan koral sendiri, lalu diratakan pakai pacul, skop, dan alat-alat seadanya biar padat,” lanjut wakil warga itu.

​Saat ini, titik-titik lubang yang paling parah dan membahayakan dipastikan telah berhasil ditutup seluruhnya setelah sekelompok warga
menggelar kerja bakti.

Kendati demikian, bagian pinggiran jalan yang mengalami kerusakan kecil belum bisa tersentuh karena material dan dana swadaya telah habis.

​Melalui aksi nyata ini, sekelompok empat warga desa ini, berharap agar pemerintah maupun instansi terkait bisa lebih peka dan memprioritaskan perbaikan infrastruktur publik.

​”Harapan utama kami, ke depannya kalau ada jalan rusak lagi, pihak setempat terutama pihak pemda lebih memprioritaskan. Ini kan jalan provinsi yang dilewati warga dari berbagai daerah mana saja. Kalau rusak, mohon segera diperbaiki, kasihan warga yang jadi korban,” pungkas wakil tersebut.

Sudadi ( Abah Dadi).

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru