BLORA, NGALAMUTAS.COM – Sebuah peristiwa tak terduga terjadi di lingkungan Situs Wura Wari, Dukuh Nglinggo, Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Sebatang pohon berukuran besar, yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun, tumbang secara tiba-tiba dan menimpa bangunan tempat tinggal warga. Kejadian ini menimbulkan kerusakan, namun syukurnya tidak menimbulkan korban jiwa.
Hariyanto, mantan Kepala Desa Ngloram, menceritakan kejadian yang dinilainya cukup unik tersebut saat diwawancarai pada Sabtu, 9 Mei 2026. “Benar-benar tak disangka. Tidak ada angin kencang, tidak pula turun hujan deras, tiba-tiba saja pohon ini roboh. Aneh namun itulah kenyataannya yang terjadi,” ungkapnya.
Menurut penuturannya, pohon yang diduga merupakan jenis pohon sriwil kutil itu diperkirakan tumbang karena kondisinya yang sudah lapuk seiring lamanya usianya. “Sudah jelas terlihat tanda-tanda kerusakan pada batang dan bagian dalamnya. Yang menjadi hal yang disayangkan, pohon tua ini justru jatuh tepat menimpa tempat tinggal warga,” tambahnya dengan nada prihatin.
Lamsini, pemilik rumah yang menjadi sasaran tumbangnya pohon tersebut, menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.55 WIB. Ia belum dapat memastikan besaran kerugian yang dideritanya, karena proses pencatatan kerusakan masih berlangsung.
Wanita itu pun menyampaikan harapannya kepada pihak berwenang. “Pohon ini berada di kawasan situs bersejarah yang menjadi aset milik desa. Oleh karena itu, kami berharap Pemerintah Desa bersedia bertanggung jawab atas dampak yang terjadi. Kami tidak meminta berlebihan, yang penting rumah kami yang rusak dapat diperbaiki kembali sebagaimana semestinya,” ujarnya dengan nada sederhana.
Membenarkan peristiwa tersebut, Sekretaris Desa Ngloram, Fathur Rohman, menjelaskan bahwa pohon yang tumbang itu menimpa bagian dapur rumah milik Lamsini dan sebagian bangunan milik Sri. Dengan perkiraan usia yang mencapai ratusan tahun, pohon ini menjadi bagian dari warisan alam yang ada di kawasan situs bersejarah tersebut.
“Untuk sementara ini kami belum dapat menghitung secara pasti jumlah kerugian yang dialami warga, namun perkiraan awal nilainya bisa mencapai jutaan rupiah. Namun kami sangat bersyukur karena tidak ada satu pun warga yang mengalami luka-luka bahkan nyawa melayang dalam peristiwa ini,” jelasnya.
Segera setelah kejadian diketahui, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi, yang didampingi dan dibantu oleh petugas Pemadam Kebakaran. Pihak Pemerintah Desa juga telah menyampaikan permohonan bantuan kepada instansi terkait untuk memperlancar proses pemotongan dan pemindahan sisa batang pohon yang masih tersisa di lokasi kejadian.
(Sudadi)
![]()







