Tragis! Bocah 4 Tahun di Kediri Meninggal dengan Tubuh Penuh Lebam, Diduga Korban Kekerasan

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 01:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, NGALAMUTAS.COM – Warga di Lingkungan Kecamatan Ngronggo, Kota Kediri, Jawa Timur, digemparkan oleh kematian seorang bocah berusia empat tahun yang bernama inisial N. Bocah ini meninggal dunia di rumahnya pada Rabu (15/4/2026) petang dengan kondisi yang mencurigakan. Tubuh korban ditemukan penuh dengan luka lebam di sekujur tubuhnya, memunculkan dugaan kuat bahwa ia menjadi korban kekerasan sebelum meninggal.

Menyadari adanya kejanggalan pada kondisi jenazah, warga segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Jenazah N kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Polisi Masih Dalami Kasus

Kepala Satreskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, saat dikonfirmasi mengaku bahwa proses penyelidikan masih berjalan. Pihaknya belum bisa membeberkan kronologi secara rinci dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

“Kronologis belum bisa disampaikan karena masih penyelidikan. Kami juga menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab kematian,” ujar Achmad kepada wartawan.

Warga Syok, Tak Dengar Suara Gaduh

Keterangan dari lingkungan sekitar menunjukkan bahwa kematian ini terjadi secara mendadak. Ririn, salah satu tetangga korban, mengaku mengetahui kejadian tersebut menjelang waktu Maghrib. Saat warga datang, bocah malang itu sudah tidak bernyawa.

“Saat warga datang, kondisinya sudah tidak ada napas,” ujar Ririn.

Yang membuat warga heran, tidak ada tanda-tanda kegaduhan atau pertengkaran yang terdengar dari rumah tersebut sebelumnya. Kondisi hujan deras yang mengguyur sore itu juga membuat aktivitas di luar rumah menjadi minim.

“Warga juga enggak ada yang tahu karena sore tadi itu hujan deras,” tambah salah satu warga lainnya.

Hal senada disampaikan Suparno, tetangga yang tinggal bersebelahan. Ia mengaku sama sekali tidak mendengar suara tangisan anak atau keributan sebelum kabar meninggalnya N tersebar.

“Tadi itu enggak ada suara-suara berisik atau tangis bocah. Tiba-tiba ada kabar anaknya meninggal itu,” ungkap Suparno.

Keluarga Diperiksa

Diketahui, korban tinggal di rumah tersebut bersama keluarga besarnya, yakni ibu kandung (H), ayah tiri (W), dua kakak perempuan, serta neneknya (S).

Hingga berita ini diturunkan, seluruh anggota keluarga tersebut serta sejumlah tetangga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Kediri Kota untuk mengungkap fakta di balik kematian tragis bocah malang ini.

 LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru