Banjir di Cepu Blora, Jawa Tengah Renggut Nyawa Warga

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 02:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA, NGALAMUTAS.COM – Seorang warga dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa banjir yang merendam ratusan rumah di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat, 10 April 2026. Korban diketahui bernama Diana Rosita, warga Kelurahan Ngelo, diduga tersetrum listrik saat membersihkan rumah setelah banjir mulai surut.

Banjir terjadi akibat luapan Sungai Ngareng dan Sungai Tamansiswa setelah hujan deras mengguyur wilayah Cepu dan daerah hulu selama beberapa jam. Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Agung Triyono, mengatakan banjir mulai terjadi sekitar pukul 17.15 WIB.

“Hujan dengan durasi cukup lama di wilayah Cepu dan daerah hulu menyebabkan kedua sungai tersebut meluap dan merendam permukiman warga,” kata Agung.

Ia menuturkan, banjir di Kelurahan Cepu merendam sekitar 125 rumah dengan ketinggian air 30 hingga 100 sentimeter. Sementara di Kelurahan Balun, sekitar 25 rumah terendam dengan ketinggian air antara 50 hingga 125 sentimeter akibat luapan Sungai Tamansiswa.

Banjir juga merendam permukiman di Kelurahan Karangboyo dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 100 sentimeter serta berdampak pada dua fasilitas pendidikan dan satu fasilitas umum.

Selain itu, permukiman warga di Kelurahan Ngelo terendam dengan ketinggian air sekitar 30 hingga 50 sentimeter. Selanjutnya, di Desa Mulyorejo, genangan air setinggi 20 hingga 30 sentimeter sempat merendam ruas jalan provinsi Cepu–Singget dan sebagian permukiman warga.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Blora langsung melakukan asesmen dan pendataan serta membantu evakuasi warga terdampak banjir. Petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan. BPBD mencatat tidak ada warga yang mengungsi karena sebagian besar memilih bertahan dan membersihkan rumah masing-masing.

“Hingga sekitar pukul 22.30 WIB, banjir dilaporkan telah surut dan kondisi wilayah berangsur kondusif,” ujar Agung.

(Sudadi)

Loading

Berita Terkait

Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari
Mandiri Ekonomi, Cara DPC Srikandi PP Kota Malang Terjemahkan Perjuangan Kartini.
Target Besar DPD PAN Kabupaten Malang Memecah Kebuntuan Kursi DPRD Melalui Sosok Visioner Abah Makhrus.
Polantas Menyapa : Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara
Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol
Cetak Auditor Tangguh, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Tuntaskan Pelatihan Sispamobvitnas
Kapolres Kediri Terima Audiensi PJDBI, Bahas Penguatan Diklat dan Edukasi Kebangsaan
Polres Blora Amankan Ratusan Tabung LPG Bersubsidi Ilegal dari Tuban

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:52 WIB

Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari

Selasa, 21 April 2026 - 12:28 WIB

Mandiri Ekonomi, Cara DPC Srikandi PP Kota Malang Terjemahkan Perjuangan Kartini.

Selasa, 21 April 2026 - 12:21 WIB

Target Besar DPD PAN Kabupaten Malang Memecah Kebuntuan Kursi DPRD Melalui Sosok Visioner Abah Makhrus.

Selasa, 21 April 2026 - 05:52 WIB

Polantas Menyapa : Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara

Selasa, 21 April 2026 - 05:51 WIB

Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol

Selasa, 21 April 2026 - 05:47 WIB

Kapolres Kediri Terima Audiensi PJDBI, Bahas Penguatan Diklat dan Edukasi Kebangsaan

Senin, 20 April 2026 - 13:04 WIB

Polres Blora Amankan Ratusan Tabung LPG Bersubsidi Ilegal dari Tuban

Senin, 20 April 2026 - 09:37 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan DPO Curanmor di Kalimas, Sempat Kabur Usai Viral

Berita Terbaru