Gelar Halalbihalal ‘Klangenan’, Rendra Kresna: Mari Bicara Kepentingan Malang Raya, Bukan Ego Kelompok.

- Redaksi

Kamis, 2 April 2026 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rendra Kresna beri potongan tumpeng kepada Safril M (Caping). Foto (Kim)

i

Rendra Kresna beri potongan tumpeng kepada Safril M (Caping). Foto (Kim)

KABUPATEN MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Warung Tani Dermo Dau, Kabupaten Malang, pada Kamis (02/04/2026). Mantan Bupati Malang dua periode (2010–2021), Dr. H. Rendra Kresna, menggelar acara Halalbihalal sekaligus tasyakuran Milad ke-64 bertajuk “Klangenan”.

Acara yang diinisiasi oleh wadah “Rumah Kita” ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga simbol rekonsiliasi dan sinergi lintas tokoh di Malang Raya.

Kemeriahan acara terlihat dari daftar tamu undangan yang hadir. Tampak di lokasi, Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., Wakil Wali Kota Ali Muthohirin, S.Sy, serta Wali Kota Malang periode 2013-2018, H. Mochamad Anton (Abah Anton).

Hadir pula Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan DPP PDI Perjuangan, Dra. Sri Rahayu, bersama deretan birokrat, politisi, akademisi, aktivis, tokoh agama, masyarakat hingga pengusaha dan awak media. Momen puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai rasa syukur atas bertambahnya usia Rendra Kresna.

Dalam sambutannya, Rendra Kresna menjelaskan bahwa tajuk “Klangenan” dipilih untuk menggambarkan kerinduan akan kebersamaan yang tulus.

“Istilah ‘Klangenan’ merujuk pada sesuatu yang istimewa, bisa berupa kesenangan, hobi, atau ‘kerentek hati’ untuk menjalin kebersamaan. Sebagai makhluk sosial, kita harus terus bergerak dan berkumpul, apalagi di tengah kemajuan teknologi yang terkadang membuat kita merasa sendiri,” ujar Rendra.

Meski hari ulang tahunnya jatuh pada 22 Maret lalu, Rendra merasa momen bulan Syawal ini adalah waktu yang tepat untuk mengumpulkan kembali para sahabat. Ia juga menegaskan bahwa pertemuan ini murni silaturahmi tanpa agenda politik praktis.

“Judul utama kita adalah ‘Rumah Kita’. Ini adalah wadah untuk duduk bersama demi satu tujuan: kepentingan Malang Raya secara utuh, bukan hanya sekat administratif Kota, Kabupaten, atau Batu,” tegasnya.

Momen kebersamaan satu meja Rendra Kresna dengan pejabat/tokoh publik Malang Raya. Foto (Kim)

Safril M (Caping), salah satu penggagas sekaligus panitia acara, memaparkan kilas balik berdirinya “Rumah Kita” pada tahun 2014. Wadah ini lahir sebagai respons atas ketegangan politik pasca-Pilkada Kabupaten Malang yang sempat memicu keretakan antar kelompok masyarakat.

“Kala itu ada perseteruan kuat antara kubu Edi Rumpoko-Dewanti dan Rendra-Sanusi. Kami bersama tokoh lain seperti Ainun, Pak Anam, dan Gus Wildan sepakat membentuk wadah ini untuk meredam konflik dan menyinergikan perbedaan,” ungkap Safril.

Beberapa poin utama yang diusung “Rumah Kita” antara lain, Kedewasaan politik, dimana yang menang tidak jumawa, yang kalah harus legowo. Kemudian Inklusivitas dengan menampung semua warna politik (Merah, Hijau, Kuning, Biru, hingga Abu-abu). Sedangkan Produktivitas yaitu mengalihkan energi konflik menjadi energi pembangunan daerah melalui analisis SWOT wilayah.

Safril M (Caping), salah satu panitia/pengagas acara Roemah Kita halal bihalal Rendra Kresna dan Milad ke-64 di Warung Tani Dermo Dau, Kamis (02/04/2026). Foto (Kim)

Kehadiran para tokoh dari berbagai latar belakang di acara ini seolah mengonfirmasi bahwa semangat “Rumah Kita” masih relevan. Rendra Kresna menutup acara dengan apresiasi tinggi kepada para tamu yang meluangkan waktu di tengah kesibukan mengurus daerah.

Melalui momen “Klangenan” ini, terpancar pesan kuat bahwa meski kontestasi politik terus bergulir, persatuan demi kemajuan Malang Raya tetap menjadi prioritas utama di atas ego pribadi maupun kelompok.

(KIM)

Loading

Berita Terkait

Pelatihan PHT dan Pengendalian OPT Tembakau Digelar di Desa Temengeng Blora
Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum
Anjungan Air Siap Minum Kota Malang Rusak Akibat Vandalisme, Tugu Tirta Angkat Bicara.
Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan
Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:14 WIB

Pelatihan PHT dan Pengendalian OPT Tembakau Digelar di Desa Temengeng Blora

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:29 WIB

Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:25 WIB

Anjungan Air Siap Minum Kota Malang Rusak Akibat Vandalisme, Tugu Tirta Angkat Bicara.

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:35 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Berita Terbaru