Resmikan SPPG Sukoharjo 2, Wali Kota Malang: Setiap Tahap Pengolahan Makanan Sangat Krusial.

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

i

0-0x0-0-0#

KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Komitmen pemenuhan gizi masyarakat dengan standar keamanan pangan yang ketat resmi diperkuat di Kota Malang. Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukoharjo 2 yang dikelola oleh Yayasan Synergy An Nahl Indonesia, Jumat (27/03/2026).

Berlokasi di Jalan Aries Munandar No. 60, Kecamatan Klojen, fasilitas ini mencuri perhatian karena menempati bangunan heritage (cagar budaya) yang dipadukan dengan teknologi pengolahan pangan modern.

Dalam tinjauannya, Wahyu Hidayat memberikan apresiasi tinggi terhadap tata letak bangunan yang meski berstatus heritage, tetap mampu memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) kesehatan yang modern.

“Sarana dan prasarana di sini sudah sangat canggih. Tidak hanya gedungnya yang terawat, tapi sistem di dalamnya benar-benar mendukung indikator keamanan pangan yang kita harapkan, mulai dari sirkulasi udara hingga pencahayaan,” ujar Wahyu.

Salah satu keunggulan yang ditekanan adalah proses sterilisasi alat makan atau ompreng. Untuk memastikan bakteri mati total, SPPG Sukoharjo 2 menggunakan air panas bertekanan tinggi dari kompresor dan mesin sterilisasi dengan suhu mencapai 130°C.

“Setiap tahap sangat krusial. Setiap petugas memiliki area tanggung jawab masing-masing sehingga tidak ada kontaminasi silang. Ini harus menjadi percontohan bagi satuan pelayanan lainnya di Malang,” tambahnya.

Peresmian ini juga dihadiri oleh Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Harjito B., S.STP., M.Si. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak main-main dalam mengawasi operasional Satuan Pelayanan Gizi (SPG) di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data BGN, sepanjang Januari hingga Maret 2026, terdapat hampir 2.500 SPG yang sempat di-suspend secara nasional karena tidak memenuhi petunjuk teknis (juknis). Namun, per 25 Maret 2026, angka tersebut telah menyusut menjadi 752 unit setelah dilakukan perbaikan.

“Instruksi Presiden sangat tegas; jika ada SPG yang tidak sesuai juknis, maka dikenakan sanksi suspend (pemberhentian sementara). Mereka baru boleh buka kembali jika IPAL, tata kelola limbah, dan standar operasional lainnya sudah terpenuhi,” tegas Harjito.

Untuk wilayah Kota Malang, Harjito menilai kualitas pelayanan secara umum sangat baik.

“Hampir tidak ada yang di-suspend di Malang, kecuali satu kasus yang sempat viral karena masalah menu, namun sudah kami lakukan pembinaan,” ungkapnya.

Masyarakat juga diimbau aktif melapor melalui Call Center 127 jika ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Synergy An Nahl, Ahmad Kurniawan, menjelaskan bahwa kehadiran SPPG ini bukan sekadar soal distribusi makanan, melainkan pemberdayaan ekonomi lokal.

“Hampir 95 persen hingga 100 persen pekerja di sini adalah warga Kelurahan Sukoharjo. Kami membuka kuota maksimal 48 relawan yang akan terus dievaluasi kinerjanya sesuai SOP,” jelas Ahmad.

Kapasitas Maksimal menyasar 3.000 penerima manfaat sesuai regulasi BGN. Untuk tahap awal, telah dilakukan uji coba (trial) kepada 200 orang. Distribusi massal, rencana mulai berjalan bertahap pada 30 atau 31 Maret 2026.

Acara peresmian disertai dengan pemotongan pita dan pengecekan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh rombongan pejabat. Dengan beroperasinya SPPG Sukoharjo 2, diharapkan pemenuhan gizi anak bangsa di Malang Raya dapat terjamin secara kualitas, kuantitas, dan keamanannya.

(Team)

Loading

Berita Terkait

Pelatihan PHT dan Pengendalian OPT Tembakau Digelar di Desa Temengeng Blora
Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum
Anjungan Air Siap Minum Kota Malang Rusak Akibat Vandalisme, Tugu Tirta Angkat Bicara.
Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan
Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:14 WIB

Pelatihan PHT dan Pengendalian OPT Tembakau Digelar di Desa Temengeng Blora

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:29 WIB

Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:25 WIB

Anjungan Air Siap Minum Kota Malang Rusak Akibat Vandalisme, Tugu Tirta Angkat Bicara.

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:35 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Berita Terbaru