BLORA, NGALAMUTAS. COM – Warga Desa Kentong resah akibat bau busuk dari Usaha penjemuran bulu ayam,
sejumlah warga lapor kepada Perangkat Desa Kentong, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, memprotes dampak dari usaha penjemuran bulu ayam di desanya.
Tidak desa Kentong saja, meliputi desa Mulyorejo, dan desa Cabean, Kecamatan Cepu,Blora.Kamis (11/01/2026 ).
Aktivitas usaha pengeringan bulu ayam di desa Kentong menjadi sorotan warga setempat lantaran menimbulkan bau busuk. Bau menyengat tersebut belakangan semakin meluas dan memaksa warga sangat terganggu untuk beraktifitas. Dan tempat usahan UMKM mereka juga terganggu. Sabtu (07/03/2026 )
Salah seorang warga RT 05 / RW 01 mengungkapkan bau busuk dari penjemuran bulu ayam itu sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu dan berdampak pada kenyamanan serta kesehatan warga.
“Beberapa warga merasakan dada sakit dan nafsu makan hilang. Warga tidak kuat dengan bau menyengat tersebut dan beberapa memilih pindah sementara ke rumah saudaranya,” ucap Mukhid.
Menurutnya, usaha itu sudah beroperasi sekitar lima bulan bahkan lebih, namun dampak yang ditimbulkan tidak baik untuk warga sekitar. Mereka tidak melarang orang membuka usaha, akan tetapi dampak dari bau busuk ini tidak bisa mereka toleransi.
“ Bau sangat mengganggu, terutama pada musim hujan, dan malam hari. Kami hanya meminta agar desa melakukan tindakan, ” ujarnya.
Sejatinya sempat dimediasi dari tingkat dusun, tetapi tetap saja dampak yang ditimbulkan negatif bagi warga. Bahkan belakangan bau lebih meluas lagi.
Perangkat Desa tersebut, membenarkan desa sejatinya sudah melakukan mediasi dengan pengelola usaha. Keputusannya, pihak pengelola diberikan kesempatan untuk melakukan upaya agar dampak bau dapat diminimalkan. Akan tetapi hingga kini bau justru semakin meluas, sehingga warga kembali menanyakan hal tersebut.
“Terkait keluhan warga ini, desa tengah membahas langkah tegas untuk menangani masalah ini, termasuk memberikan teguran hingga kemungkinan penutupan usaha tersebut.
“ Kami juga akan melibatkan dinas terkait untuk memastikan kejelasan perizinan usaha tersebut,” Imbuhnya. Warga yang sempat diterima melalui chat Whassap mengenai keluhan tersebut, menyerahkan tindak lanjut dari desa untuk mengatasi permasalahan ini.
Semoga dengan terbitnya berita ini, harapanya segera mendapatkan solusi dari pemerintah setempat, untuk mengkondisikan asal bau tersebut.
(Sudadi)
![]()







